DKI Mulai Tidak Aman, Kasus Pelecehan Seksual di Jakarta Meningkat

0
70

RADARTANGSEL RATAS – Angka kasus pelecehan seksual di Jakarta mengalami peningkatan. Dalam tiga tahun terakhir, ada sembilan korban yang berusia 6-17 tahun menjadi korban pelecehan seksual. Peristiwa pelecehan tersebut terjadi disejumlah tempat, termasuk tempat-tempat umum.

Hal tersebut dikatakan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Menurut Ariza, angka kasus pelecehan seksual tersebut didapat dari laporan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

“Ada peningkatan yang signifikan pelecehan seksual di Jakarta menurut laporan dari P2TP2A,” kata Ariza kepada wartawan, Kamis (14/7).

Masih kata Ariza, dalam laporan tersebut, angka kasus pelecehan seksual pada tahun 2020 terdapat delapan laporan. Angka tersebut turun menjadi tujuh laporan pada 2021.

Pada 2022, terjadi peningkatan angka laporan dugaan pelecehan seksual hingga dua kali lipat. Selama Januari sampai Juni, ada laporan dari 15 orang diduga korban pelecehan.

Seperti diketahui, ramai terjadi pelecehan seksual di angkutan umum DKI Jakarta. Terakhir, terjadi di angkot jurusan M-44 rute Tebet-Kuningan.

Seorang karyawati diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh penumpang lainnya yang duduk di sampingnya. Korban merekam pelaku pelecehan tersebut.

BACA JUGA :  Gempar! 'Wanita Emas' Laporkan Ketua KPU Hasyim Asy'ari ke DKPP Atas Dugaan Pelecehan Seksual

Polisi masih mengusut kasus dugaan pelecehan seksual tersebut. Kabar terkini, polisi telah memeriksa saksi-saksi untuk mencari pelakunya.(hds)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini