Bakal Dijemput Paksa Polisi, Nindy Ayunda Menghilang

0
55

RADARTANGSEL RATAS – Penyanyi Nindy Ayunda terhitung tiga kali mangkir dalam panggilan penyidik Polres Metro Jakarta Selatan atas kasus dugaan penyekapan mantan sopirnya, Sulaiman.

Sebelumnya, polisi telah melakukan pemanggilan ketiga terhadap Nindy Ayunda pada Senin (18/7/2022) kemarin.  

Namun, pelantun Cinta Cuma Satu tersebut kembali mangkir dalam panggilan ketiga ini. Di hari yang sama, polisi resmi menerbitkan surat penjemputan terhadap Nindy Ayunda.

“Jadi untuk di kepolisian kita ada tiga pemanggilan. Saksi pertama, lalu kedua, kemudian inisial N, sudah dua kali pemanggilan. Mulai dari tanggal 30 Juni, kemudian kedua tanggal 11 Juli, kebetulan memang saudari N juga tidak datang. Lanjut kita setelah berkoordinasi dengan penyidik kita harus ada panggilan ketiga,” ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi di kantornya, Rabu (20/7/2022).

“Kalau d isitu pasti ada judulnya untuk membawa. Jadi kalau tidak datang ketiga kalinya, kita wajib membawa,” katanya.

Namun, AKP Nurma Dewi menyebut pihaknya masih menelusuri keberadaan Nindy yang belum diketahui hingga saat ini.

BACA JUGA :  Kurangi Pembelian Produk Impor, Jokowi Ancam Bakal Pangkas Anggaran bagi K/L yang Ogah Belanja Produk Lokal

“Jadi dari hari Senin sudah kita terbitkan (surat penjemputan), kemudian untuk kita membawa hari Rabu ini, tetap kita cari, memang udah kewajiban dari kita kalau pemanggilan ketiga tidak hadir juga berarti kita mencari,” katanya lagi.

Dalam kesempatan yang sama, Nurma Dewi menyebut pihaknya akan mengambil langkah cepat guna mengusut kasus tersebut.

“Mudah-mudahan penyidik cepat bergerak. Untuk sementara ini penyidik tetap mencari karena sudah ada panggilan ketiga karena membawa itu wajib,” ujarnya.

Seperti diketahui, perempuan bernama Rini Diana melaporkan Nindy Ayunda ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 15 Februari 2021.

Laporan tersebut dilayangkan karena suami Rini Diana, Sulaiman yang merupakan mantan sopir Nindy Ayunda, menjadi korban dugaan penyekapan oleh pelantun Untuk Sahabat itu.

aporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/904/II/YAN2.5/2021/SPKT PMJ dengan sangkaan Pasal 333 KUHP tentang Kejahatan Terhadap Kemerdekaan Orang.(abd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini