Kapolri Sebut Ada 3 Brigjen Diduga Hambat Olah TKP Brigadir J, 4 Personel Diisolasi

0
39

RADARTANGSEL RATAS – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa tim Inspektorat Khusus (Irsus) telah memeriksa 25 personel kepolisian terkait dengan kasus penembakan Brigadir J.

Sigit menyebut, dari 25 orang tersebut, diantaranya adalah tiga orang jenderal bintang satu atau Brigjen. Selain itu, ada juga polisi berpangkat lainnya. Mereka diduga tidak profesional sehingga menghambat olah TKP penembakan Brigadir J. 

“Kita telah memeriksa 3 personel pati bintang 1, Kombes 5 personel, AKBP 3 personel, Kompol 2 personel, Pama 7 personel, Bintara dan Tamtama 5 personel,” kata Sigit dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/8/2022).

Sigit berharap, dengan adanya sikap tegas tersebut, proses penyidikan kasus penembakan Brigadir J oleh Bharada E di rumah dinas Kadiv Propam, Duren Tiga, Jakarta Selatan bisa semakin terang benderang. 

“Dan tentunya harapan saya proses penanganan tindak pidana terkait meninggalnya Brigadir Yosua ke depan akan berjalan baik dan saya yakin timsus akan bekerja keras dan kemudian menjelaskan kepada masyarakat dan membuat terang peristiwa yang terjadi,” ujar Sigit.

BACA JUGA :  Mantab! Bank Dunia dan Negara Anggota G20 Tertarik Bantu Indonesia Rehabilitasi Mangrove

Tak hanya itu, Sigit juga mengungkapkan bahwa ada 4 personel kepolisian yang sedang diisolasi atau ditempatkan khusus terkait kasus penembakan Brigadir J. 

Diketahui, tim Inspektorat Khusus (Irsus) telah memeriksa 25 personel kepolisian terkait dengan kasus penembakan Brigadir J. Mereka diduga tidak profesional sehingga menghambat olah TKP penembakan Brigadir J. “Ada 4 orang ditempatkan ke tempat khusus,” kata Sigit.

Menurut Sigit, proses isolasi keempat polisi tersebut dilakukan untuk mendalami pelanggaran kode etik atau pidana. “Kami sedang dalami apakah mengarah ke pidana atau kode etik,” ujar Sigit.(abd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini