Bharada E Dapat Perintah Habisi Brigadir J Saat Di Rumah Dinas Ferdy Sambo

0
42

RADARTANGSEL RATAS – Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E disebut dapat instruksi habisi nyawa rekannya, Noprianysah Yosua Hutabarat alias Brigadir J dari Irjen Pol Ferdy Sambo saat di rumah dinasnya, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

“Kalau informasi dari Bharada E sih yang di sini (Jakarta), yang jelas dia tahu pas di dekat-dekat itu waktu di TKP gitu,” kata mantan kuasa hukum Bharada E, Muhammad Boerhanudin saat dihubungi, Jumat (12/8/2022).

Menurut Boerhanudin, mantan kliennya tak bisa menolak perintah itu. Pasalnya, Sambo merupakan atasan Bharada E.

“Dia disuruh gini ya dikerjai aja gitu. apalagi ini kan levelnya Bharada E kan jauh banget begitu,” tutur Boerhanudin.

Diketahui,  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut bahwa Irjen Ferdy Sambo telah merekayasa kasus penembakan Brigadir J. Sigit Prabowo menyebut bahwa Irjen Ferdy Sambo menyuruh Bharada E menembak Brigadir J.

“Untuk membuat seolah-olah terjadi tembak menembak saudara FS melakukan penembakan dengan senjata milik J ke dinding berkali- kali membuat kesan seolah terjadi tembak-menembak,” kata Sigit, Selasa (9/8/2022).

BACA JUGA :  Menko PMK Tegaskan Tidak Ada Kerugian Negara Akibat Penimbunan Beras Bansos di Depok

Padahal, Sigit memastikan bahwa, tidak ada peristiwa tembak menembak.

“Timsus menemukan bahwa peristiwa terjadi adalah peristiwa penembakan terhadap Saudara J dilakukan oleh RE atas perintah FS,” kata Kapolri.

Atas perbuatan itu, Polri menetapkan empat tersangka kasus penembakan Brigadir J. Mereka adalah, Irjen Ferdy Sambo, Bharada E, asisten rumah tangga sekaligus supir KM dan Bripka Ricky Rizal.

Atas perbuatannya, mereka semua disangka melanggar Pasal 340 subsidair Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.(abd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini