Meski Ganja Legal di Thailand, Turis Dilarang Datang Jika Hanya untuk Mengonsumsinya

3
98
Pemerintah Thailand telah melegalkan ganja dan menghapus ganja dari daftar narkotika. Saat ini, warga Thailand bjsa menanam ganja secara legal di pekarangan rumah dan memperjualbelikannya. (foto: AP Photo/Sakchai Lalit)

RADAR TANGSEL RATAS – Menteri Kesehatan Thailand Anutin Charnvirakul menegaskan bahwa turis dilarang datang ke Thailand jika hanya ingin mengonsumsi produk ganja meskipun pengguna ganja tidak lagi dianggap sebagai kriminal sesuai dengan undang-undang terbaru Thailand.

“Kami tidak menerima turis seperti itu ,” kata Anutin saat ditanya perihal penggunaan ganja medis untuk turis asing, seperti yang dikutip World of Buzz, Jumat (19/8).

Meskipun Thailand melegalkan ganja sehingga penggunaan ganja makin meluas ke industri makanan dan minuman, tapi Negeri Gajah Putih itu masih memiliki sejumlah aturan ketat terkait ganja, salah satunya dilarang merokok ganja di depan umum.

Dan sanksi bagi pengguna ganja yang nakal pun tak main-main: hukuman penjara tiga bulan dan denda 25.000 Baht atau setara Rp 10 juta.

Meski demikian, Anutin tak menampik bahwa Thailnad sedang mencoba mengeksplorasi penggunaan ganja untuk rekreasi, sehingga ada pemahaman yang lebih terkait ganja. “Itu sangat memungkinkan terjadi dalam waktu dekat,” tuturnya.

Seperti diketahui, dengan pengesahan undang-undang yang terbaru, maka ganja resmi dihapuskan dari daftar narkotika Thailand. Kini warga Thailand bisa menanam ganja secara legal di pekarangan rumah dan memperjualbelikannya.

BACA JUGA :  Keren, di Acara Digital Growth Indonesia, Bang Zaki Satu Forum dengan Orang Terkaya di Dunia, Bahas Perdagangan Aset Kripto

Di samping itu, pemerintah Thailand juga berharap dapat mengembangkan perdagangan ganja lokal sehingga dapat meningkatkan sektor pertanian dan pariwisata di negara tersebut. Bahkan pemerintah Thailand memberikan satu juta bibit ganja kepada warga untuk mendorong penanamannya secara masif. (BD)

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini