Kompol Baiquni Dipecat dari Anggota Polisi dan Dikurung, Ajukan Banding

0
38
Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo saat memberikan keterangan pers. (Foto; Ist)

RADARTANGSEL RATAS – Kompol Baiquni Wibowo selain diberhentikan secara tidak hormat, juga dikurung di tempat khusus. Hal itu merupakan Putusan sidang Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) yang digelar pada, Jumat (2/8/2022). 

Kompol Baiquni Wibowo dihentikan secara tidak hormat terkait menghalangi penyidikan atau Obstruction of Justice kasus pembunuhan berencana Brigadir J. 

“Hasil sidang diputuskan secara kolektif kolegial oleh hakim komisi sidang. Pertama sanksi etika, perilaku pelanggaran perbuatan tercela,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo pada wartawan, Jakarta, Jumat (2/9/2022).

“Berikutnya B, sanksi administrasi yaitu penempatan khusus selama 23 hari. Patsusnya di Provos,” tambahnya. 

Putusan selanjutnya, Kompol Baiquni Wibowo pemberhentian dengan tidak hormat sebagai anggota kepolisian. Atas putusan tersebut, Kompol Baiquni Wibowo mengajukan banding atas putusan tersebut. 

Dedi mengatakan, Kompol Baiquni Wibowo mengajukan banding atas hasil putusan sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP).

“Telah diputuskan oleh sidang komisi yang bersangkutan mengajukan banding,” kata Dedi.

Dia mengatakan banding merupakan hak bagi Kompol Baiquni sebagai orang yang mendapatkan vonis atas putusan sidang. Dia menegaskan bahwa putusan tersebut merupakan putusan yang bulat dari para hakim sidang. “Itu hak yang bersangkutan,” tegasnya. 

BACA JUGA :  Terungkap! Ferdy Sambo Bersama Istri Janjikan Uang Miliaran Rupiah Untuk Membunuh Brigadir J

Diketahui, Polri telah menetapkan tujuh orang tersangka dalam kasus menghalangi penyidikan atau Obstruction of Justice terkait kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Adapun ketujuh tersangka itu yakni;

Putusan tersebut, kata Dedi, setelah hakim sidang meminta keterangan para saksi, barang bukti, dan fakta sidang. Putusan tersebut sesuai Pasal 13 ayat 1 PP nomor 1 2023 tentang pemberhentian anggota Polri Juncto Pasal 5 ayat 1 huruf D pasal 6 ayat 2 huruf D Pasal 8 C angka 1 pasal 10 ayat 1 huruf F Perpol no 7 tahun 2002 tentang kode etik polri.

  1. FS atau Irjen Ferdy Sambo selaku mantan Kadiv Propam Polri.
  2. HK atau Brigjen Hendra Kurniawan selaku Karopaminal Divisi Propam Polri.
  3. ANP atau Kombes Agus Nurpatria selaku Kaden A Biropaminal Divisi Propam Polri.
  4. AR atau AKBP Arif Rahman Arifin selaku Wakadaen B Biropaminal Divisi Propam Polri.
  5. BW atau Kompol Baiquni Wibowo selaku PS Kasubbagriksa Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri.
  6. CP atau Kompol Chuk Putranto selaku PS Kasubbagaudit Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri.
  7. AKP Irfan Widyanto eks Kasubnit I Subdit III Dittipidum Bareskrim Polri.(abd)
BACA JUGA :  Atas Tragedi Kanjuruhan, Gilang Juragan 99 Minta Maaf dan Siap Biayai Pengobatan Korban

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini