Pengusaha Bersiap Sesuaikan Tarif Transportasi dan Logistik Imbas Kenaikan Harga BBM

0
34

RADARTANGSEL RATAS – Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DKI Jakarta, Sarman Simanjorang mengklaim sejumlah pelaku usaha telah menyiapkan antisipasi imbas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Diakuinya, kenaikan harga BBM ini akan berpengaruh terhadap dunia usaha baik secara langsung atau tidak langsung.

“Kita berharap agar Pemerintah mampu mengambil kebijakan yang tepat atas dampak kenaikan BBM misalnya seperti kenaikan tarif transportasi dan logistic harus seimbang,” ujar Sarman dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/9/2022).

Pemerintah juga diharapkan bisa mengendalikan harga harga pokok pangan dan gas sehingga mampu mengendalikan dan menjaga inflasi dan konsumsi rumah tangga. Hal ini penting dilakukan untuk mengejar pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal III dan IV 2022 agar tetap diatas 5%.

“Dengan harapan dengan terjaganya daya beli/konsumsi rumah tangga maka omzet pelaku usaha tidak turun secara derastis,sehingga tidak menurunkan produktivitas pelaku usaha,” katanya.

Sebelumnya, Menteri ESDM Arifin Tasrif menegaskan, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi jenis Pertalite naik menjadi Rp10 ribu per liter. Tidak hanya Pertalite, harga BBM jenis Solar pun resmi naik.

BACA JUGA :  Ada 55 Anggota DPR yang Belum Laporkan LHKPN-nya, Sahroni: Mungkin Lupa atau Tak Sempat

“Pertalite dari Rp 7.650 jadi Rp 10.000. Solar subsidi dari Rp 5.150 jadi Rp 6.800. Pertamax nonsubsidi dari Rp 12.500 jadi Rp 14.500,” kata Arifin Tasrif.

Harga baru ini berlaku 1 jam sejak diumumkan, atau mulai Sabtu (3/9/2022) pukul 14.30 WIB. “Harga baru ini akan berlaku satu jam dari sekarang,” tegasnya.(abd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini