Pengacara Bripka RR: Usai Brigadir J Tewas, Sambo Kumpulkan Bawahan di Provos

0
23

RADARTANGSEL RATAS – Pengacara Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR, Erman Umar, mengungkap bahwa mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo sempat meminta bawahannya berkumpul di Provos.

Pengumpulan tersebut, kata Erman, diduga untuk membuat skenario pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. 

“Itu kalau tidak salah itu mungkin di Provos, itu mungkin Sambo yang berperan di situ. Saya tidak ingat betul karena saya tidak baca lengkap ya, karena tebal juga, jadi baru sepintas saya lihat dia pernah, sebelum BAP, itu dikumpulkan (bawahannya),” kata Erman kepada wartawan, Selasa (13/9/2022).

Kendati mengetahui adanya dugaan pengumpulan sejumlah anggota Polri untuk membuat skenario, namun Erman tidak memerinci siapa saja yang berkumpul.

Erman mengatakan, untuk menutupi pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo mengumpulkan bawahannya dalam rangka membuat skenario awal.

Pertemuan antara Sambo dan anak buahnya, kata Erman, terjadi pada malam hari setelah penembakan di rumah dinas Sambo. 

“Iya, jadi siapa lagi kalau bukan Sambo, tapi mungkin Sambo sudah mengatur. (Perkumpulan) malam itu,” katanya.

BACA JUGA :  Keterangannya Berubah-ubah, Putri Candrawathi Akan Dikonfrontir dengan 4 Orang Ini

“Ya karena mana bisa ngarang, pasti ada yang membantu, ya itulah mungkin obstruction of justice,” sambungnya.

Erman juga menegaskan bahwa kliennya tidak menerima uang dari Sambo saat mengumpulkan anak buahnya itu. Ricky pun, kata Erman, tidak pernah meminta uang kenapa Sambo. 

“Uang itu sebenarnya setelah mereka membuat skenario rekayasa. Jadi bukan pada saat awal itu dikasih duit. Dan dia (Ricky) pun tidak berharap juga, ngapain?” katanya.

“Dan Sambo juga kayak diplomasi aja. Dia gerakin gitu. Mungkin kalau bisa juga di mata batinnya RR dan teman-teman yang lain, bahwa Sambo merasa penyesalan bahwa kami menjadi korban. Jadi kan butuh biaya, mungkin gitu kali. Tapi bukan niat dan bukan apa apa,” tambahnya.(abd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini