Tragedi Kanjuruhan, Indonesia Terancam Gagal Selenggarakan Piala Dunia U20

0
25

RADARTANGSEL RATAS – Wakil Ketua Komisi X DPR mengaku prihatin dengan insiden di Stadium Kanjuruhan, Malang pada Sabtu (1/10) kemarin. Dia pun menyesalkan bahwa Undang-Undang No. 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan yang belum diimplementasikan.

“Kita kan sudah membahas panjang bahkan di undang-undang olahraga itu membedakan antara suporter dengan penonton. Undang-undang ini tidak bisa hanya sebuah kumpulan kata-kata yang hanya untuk dipajang tapi harus segera ada tindaknya,” kata Fikri saat dihubungi, Minggu (2/10/2022).

Apalagi, kata Fikri, mereka sudah melakukan ajang olahraga etapi tidak memperhatikan regulasi yang ada, sehingga akibatnya fatal seperti sekarang ini. Padahal, dalam UU tersebut, suporter dan penonton saja dibedakan. Bahwa suporter harus punya komitmen untuk mendukung pemain, dan harus di-manage, suportif dan saling menghargai, kalah dan menang hal yang biasa. Sementara penonton dijamin haknya.

“Sehingga hak penonton harus dipenuhi dengan baik, kemudian suporter harus dimanage dengan baik. Namanya pertandingan itu kan selalu begitu ya perbandingan kan akan selalu ada yang menang dan ada yang kalah, kalau kemudian di bawa menjadi semangat bermusuhan dan segala macam tidak sejalan dengan semangat sportivitas, saling menghargai,” ujarnya.

BACA JUGA :  Dinilai Tak Cocok Jadi Cawapres Anies, Yenny Wahid: Saya Tak Pernah Nyodorin Diri

Selain itu, menurut Fikri, rawan bagi Indonesia dalam menyelenggarakan internasional jika tidak ada usaha-usaha yang riil dan membuktikan bahwa susah dilakukan penanganan yang komprehensif. Sehingga, harus ada evaluasi pada polisi, penyelenggara, event organizer, pengurus cabor, PSSI dan sebagainya. Karena bisa berakibat pada status Indonesia yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

“Kalau tidak, ini event yang terdekat kan U20 ya, U20 kita menjadi tuan rumah, kalau kemudian kita tidak ada aksi yang real, perlu pembenahan, bisa jadi kita kemudian tidak jadi, tidak dipercaya untuk menyelenggarakan event internasional ini,” ujar politisi PKS ini.

Oleh karena itu, Fikri mengajak semua pihak untuk mengevaluasi diri, karena ini momentum  ini luar biasa.

“Sayang ini kan anak-anak bangsa mereka hanya karena gemar, hobi, kegemaran untuk bisa menikmati olahraga yang mereka sukai,” tandasnya.(abd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini