Catat! 1.811 Pesilat Bakal Unjuk Kemampuan Demi Memperebutkan Piala Rani Mauliani di GOR Jakut

Dalam waktu dekat, kejuaraan pencak silat bakal digelar di Jakarta Utara. Tercatat, sebanyak 1.811 pesilat dari sejumlah daerah di Indonesia bakal adu kebolehan dalam event Garuda Championship memperebutkan Piala Rani Mauliani. (foto: istimewa)

RADAR TANGSEL RATAS – Setelah lama “tiarap” selama berlangsungnya pandemi Covid-19, dalam waktu dekat ini kejuaraan pencak silat bakal digelar di Jakarta Utara. Tercatat, sebanyak 1.811 pesilat dari sejumlah daerah di Indonesia bakal adu kegesitan dan kecepatan dalam event Garuda Championship memperebutkan Piala Rani Mauliani.

Rencananya, event besar yang digelar oleh Pusat Pelatihan Olahraga Pencak Silat Garuda Utara (PPOPS Garuda Utara) ini akan dibuka oleh Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani, pada 5 November 2022, di GOR Jakarta Utara.

Kepada RADAR TANGSEL ratas.id, Pembina PPOPS, S. Andhyka, menjelaskan bahwa para peserta nantinya berasal dari tiga tingkatan sekolah, yakni SD, SMP, dan SMA.

“Untuk peserta yang mendaftar, jika tidak dibatasi, bisa membludak. Karena keterbatasan waktu, kita pun harus membatasi,” ungkap Andhyka (21/10).

Menurut Andhyka, animo masyarakat terhadap even pencak silat sangat tinggi. Hal itulah yang mengubah konsep kejuaraan dari tingkat DKI menjadi tingkat nasional. “Kedepan, kita pun akan membuat event yang lebih besar lagi,” katanya.

BACA JUGA :  Masih Enggan Sebut Nama Capres untuk Pilpres 2024, Megawati: Ini Urusan Gue!

Rencana bakal digelarnya Kejuaraan Rani Mauliani Cup langsung disambut baik oleh Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani. Ia berharap kejuaraan ini bisa menjadi wadah bertemunya sejumlah komunitas pasca pandemi yang berkepanjangan.

“Kita harapkan 1.811 peserta yang akan bertanding nanti tujuannya bukan untuk menang, tapi untuk menunjukkan kualitas padepokannya,” tutur Rani.

Meski demikian, Rani sempat menunjukkan kesedihan dan penyesalannya tentang budaya pencak silat yang saat ini mulai memudar di kalangan generasi muda.

“Bahkan film-film yang menjadi tontonan anak-anak saat ini pun sudah sangat jarang yang menunjukkan budaya pencak silatnya,” ungkapnya. (BD)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini