Penyelenggara Konser K-Pop Diduga Kabur, Publik Ngamuk Minta Refund Tiket

0
13
Festival musik "We All Are One K-pop Concert" yang semula akan digelar pada 10-12 November 2022 di Jakarta akan diundur hingga Januari 2023. Kabarnya, hal itu disebut sebagai sikap belasungkawa atas tragedi Itaewon di Korea Selatan. (foto: istimewa)

RADAR TANGSEL RATAS – Berdasarkan rencana, konser We All Are One K-Pop sedianya digelar di Stadion Madya pada 10-12 November 2022. Tapi, sepekan sebelum acara, penyelenggara mengumumkan penundaan konser hingga tahun depan.

Hal tersebut diinformasikan oleh Park Jai Hyun, CEO PT Coution Live Indonesia sebagai penyelenggara acara di Twitter, pada 5 November 2022. Atas penundaan tersebut, sejumlah penonton mengajukan refund atau pengembalian tiket.

Dikutip dari Suara.com (12/11), tagar “refund our money” pun menggema di Twitter sejak beberapa hari yang lalu. Bahkan banyak di antara mereka yang menduga bos dari penyelenggara acara itu telah kabur.

“Dicari: Bagi yang melihat orang di foto tersebut segera bawa ke polisi. Karena dia sudah menipu ribuan K-popers dan membawa kabur uang puluhan juta rupiah,” demikian selebaran yang hadir di Twitter.

Ada pula cuplikan pesan yang tersebar di Twitter, menerangkan bahwa sang CEO akan meninggalkan Indonesia.

“Kenapa tahu dia akan kabur, karena dari pihak EXO-L (penggemar EXO) datang ke tempat dia menginap untuk meminta tanda tangan di atas materai untuk mengembalikan tiket. Namun saat ditemui, CEO tersebut tidak ada di tempat,” demikian bunyi Twitter tersebut.

BACA JUGA :  Pimpinan dan Staf Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mengucapkan Dirgahayu Provinsi Banten

Terkait ditundanya konser, penyelenggara sudah memberikan update. Mereka akan memberikan opsi refund pada Minggu depan.

“Kami meminta maaf karena tidak bisa memberikan respons secara cepat,” kata Park Jai Hyun dikutip dari official Instagram We All Are One K-Pop, Sabtu (12/11). (BD)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini