Bakal Cagub Gembong Sumedi Gencar Turun ke Akar Rumput, Hari Ini Bicara Peran Kepala Keluarga di Hari Ayah Nasional yang Digelar BPKK PKS Banten

0
21

RADAR TANGSEL RATAS – Bakal Calon Gubernur (Cagub) Banten, Gembong Rudianysah Sumedi gencar turun ke akar rumput (masyarakat bawah). Hal itu seperti yang dilakukannya hari ini: ia berbicara soal peran kepala keluarga di Hari Ayah Nasional.

Gembong didapuk menjadi pembicara dalam Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Peran Ayah Dalam Mengokohkan Ketahanan Keluarga”. Kegiatan ini dilaksanakan, di Aula Teras Tangsel, Komplek DPD PKS, Jalan Raya Puspiptek, Setu, Kota Tangerang Selatan, Ahad (13/11/2022).

Acara FGD itu digelar oleh Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Banten. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memperingati Hari Ayah Nasional dan Internasional yang jatuh pada hari Sabtu, 12 November 2022.

Dalam paparannya, Gembong mengatakan, untuk mewujudkan tujuan dan ketahanan keluarga, peran ayah sangatlah dibutuhkan. Dan, menurut ketua DPW PKS Banten ini, peran ayah amat signifikan.

Mengapa demikian? Hal itu, sambung politisi yang digadang-gadang PKS menjadi bakal cagub Banten pada Pilkada 2024 tersebut, dikarenakan, saat ini peran ayah sangat dibutuhkan dalam berkontribusi untuk pendidikan dan tumbuh kembang anak.

BACA JUGA :  Pileg 2019, "Dua Jenderal Golkar Tangsel" (Bang Ocil dan Haji Abi) Raih Suara Terbanyak, Siap Libas Lawan-lawannya Lagi di 2024

“Jadi, ada sejumlah peran sebagai ayah untuk menciptakan ketahanan keluarga. Di antaranya peran kepemimpinan, keteladanan, pendidikan, pengarahan serta kehadiran,” ucap Gembong.

Pria yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi PKS itu menandaskan, saat ini, peran tersebut belum banyak dapat difungsikan oleh figur ayah. “Sehingga, masih banyak didapati berbagai permasalahan pelaksanaan pendidikan di lingkungan keluarga baik berkaitan dengan kenakalan anak, kelemahan kemampuan mendidik juga dalam berkomunikasi dengan anak,” papar mantan ketua Komisi III (Bidang Aset dan Keuangan) DPRD Provinsi Banten itu.

Di tempat yang sama, Ketua BPKK DPW PKS Provinsi Banten, Shinta Wishnu Wardhani menjelaskan, di era globalisasi saat ini, tugas seorang ayah semakin berat. Kata dia, di satu sisi, seorang ayah dituntut untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga.

Dan, sambungnya, di sisi lain, seorang ayah dihadapkan dengan kewajiban membimbing, mengarahkan serta mendidik anak. “Menyadari hal itu, BPKK DPW PKS Provinsi Banten menggelar Focus Group Discussion (FGD) ini,” imbuhnya.

Shinta melanjutkan, BPKK DPW PKS Banten, saat ini, berpartisipasi aktif untuk mewujudkan ketahanan keluarga dengan membekali para orang tua melalui berbagai kegiatan. “Salah satunya, seminar parenting dan konsultasi keluarga melalui program Rumah Keluarga Indonesia (RKI),” urainya.

BACA JUGA :  Ngeri, Airin Targetkan Golkar Sabet 25 Kursi di DPRD Tangsel pada Pemilu 2024, Partai Lain Bisa Enggak Kebagian, Nih!

Menurut perempuan berhijab syari itu, hal tersebut dilakukan agar pendidikan keluarga dapat berjalan efektif dalam mengatasi berbagai permasalahan yang ada. “Maka, para ayah harus dibekali pendidikan parenting guna meningkatkan wawasan pendidikan parenting, kemampuan menyampaikan pesan kepada anak, serta meningkatkan kemampuan mengatasi konflik dengan anak agar tercipta keluarga yang harmonis,” ungkap Shinta.

Ditegaskannya, upaya peningkatan kesejahteraan keluarga sendiri sejalan dengan amanah Undang-undang tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. “Bahwa pembangunan keluarga bertujuan untuk meningkatkan kualitas keluarga agar dapat timbul rasa aman, tenteram dan harapan masa depan yang lebih baik dalam mewujudkan kesejahteraan lahir dan kebahagiaan batin,” cetusnya.

Shinta berkata, setelah digelar acara ini, para peserta diharapkan mampu mendapatkan ilmu dalam mendidik anak. “Seperti, keterampilan untuk bertanggung jawab penuh atas kesehatan fisik dan mental anak, kemampuan mencurahkan kasih sayang, memberikan pesan, serta kemampuan mengatasi konflik orang tua dan anak,” pungkasnya.

Dalam seminar parenting itu, BPKK PKS Banten menghadirkan narasumber yang berkompeten yaitu Diah Nurwitasari/Eko Yuliarti Siroj, Evi Sofia Restu Nilawardani, Muhammad Iqbal, dan Nurul Amalia. Serta, dimoderatori Kusnan Imran.

BACA JUGA :  "Head to Head" Airin Vs Wahidin Dalam Perebutan Kursi Banten-1, Tim Keduanya saling Klaim akan Menangkan Jagoannya, Siapa Kira-kira yang Jadi Jawara?

Kegiatan FGD tersebut selain dihadiri Ketua BPKK PKS Banten (Shinta Wisnu Wardhani), juga oleh para anggotanya. Pun, hadir para tokoh masyarakat, serta organisasi sosial Banten.

Acara ini disiarkan melalui saluran Youtube PKSTV Banten. Dan juga, melalui zoom meeting.

Lantik dan Kukuhkan 8 Forum Ayah

Pada kesempatan itu, BPKK PKS Banten secara resmi juga mengukuhkan sekaligus melantik “8 Forum Ayah” di tingkat DPD PKS se-Provinsi Banten. Pengukuhan dilakukan oleh Pembina Forum Ayah PKS Banten, K. H. A’la Rotbi.

Dan, pelantikannya oleh Ketua DPW PKS Banten, Gembong Rudiansyah Sumedi. Acaranya pun berjalan lancar. (AGS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini