Pemkot Tangsel Bangun Gedung OPD Kebinamargaan dan Sumber Daya Air

RADAR TANGSEL RATAS – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus berupaya membangun sarana dan prasarana pemerintahan, salah satunya adalah gedung Organisasi Pemerintah Daerah (OPD). Saat ini, yang tengah dibangun adalah Gedung OPD
Kebinamargaan dan Sumber Daya Air.

Atau, biasa disebut Gedung Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA). Pemkot Tangsel melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kota Tangerang Selatan sedang membangun Gedung Kebinamargaan dan Sumber Daya Air tersebut.

Gedung Kantor Kebinamargaan dan Sumber Daya Air Kota Tangerang Selatan itu dibangun dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2022. Hal itu seperti yang diungkapkan Kepala Bidang Bangunan, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Tangerang Selatan, Ihtiyan Hermansyah.

“Sumber dana pembangunan Gedung Kantor Kebinamargaan dan Sumber Daya Air Kota Tangerang Selatan berasal dari APBD Kota Tangerang Selatan TA 2022,” ucap Herman, sapaan akrab Ihtiyah Hermansyah, di Tangsel, Senin (28/11/2022).

Gedung tersebut, lanjut Herman, dibangun di atas lahan seluas 1.7820 ha (hektare). “Luas bangunannya adalah 3.456 m2 (meter persegi),” jelasnya, kepada awak redaksi Kantor Berita RADAR TANGSEL ratas.id.

BACA JUGA :  Menteri PPA Dorong Proses Hukum Terhadap Kasus Seksual Anak SD di Tangsel

Diterangkan Herman, gedung OPD tersebut dibangun di Jl. Promoter, Kawasan Perkantoran Lengkong Wetan, Kelurahan Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten. “Betul, di Kawasan Perkantoran Lengkong Wetan, dekat dengan Gedung Kejaksaan Negeri dan Polres (Tangsel),” paparnya.

Di lokasi pembangunan, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Tangerang Selatan, Anik Suryani menyebutkan, gedung tersebut akan memiliki enam lantai. “Lantai 1 luasnya 576 m2. Di lantai 1 ini ada beberapa fungsi ruang, yaitu lobby utama, resepsionis, playground, laktasi, smoke lobby, ruang perkantoran, ruang meeting, ruang pelayanan, ruang PPID, ruang service,” cetusnya.

Lalu, Anik melanjutkan, lantai 2 mempunyai luas 576 m2. “Lantai 2 ini memiliki fungsi ruang yaitu ruang perkantoran, ruang rapat, gudang, smoke lobby, ruang rapat bersama, ruang tunggu dinas dan ruang service,” urainya.

Kemudian, di lantai 3, Anik menyebutkan, luasnya adalah 576 m2. “Lantai 3 ini mempunyai fungsi ruang yaitu ruang perkantoran, gudang, ruang rapat bersama, ruang smoke lobby dan ruang service,” tandasnya.

BACA JUGA :  Dana Hibah Tangsel Akan Cair Oktober 2022 Sebesar Rp115 Miliar

Untuk lantai 4 yang memiliki luas 576 m2, Anik menegaskan, fungsi ruangnya terdiri dari ruang perkantoran, smoke lobby, ruang rapat bersama, ruang tunggu dinas. “Lalu, ruang service,” ia berkata.

Selanjutnya, lantai 5 yang memiliki luas 576 m2, ujar Anik mempunyai fungsi ruang yaitu ruang perkantoran, gudang, ruang rapat bersama. “Serta, ruang smoke lobby, dan ruang service,” ia menguraikan.

Terakhir adalah lantai 6, ucap Anik. “Lantai 6 ini mempunyai luas 576 m2. Dan, memiliki fungsi ruang yaitu ruang perkantoran, ruang rapat, gudang, smoke lobby, ruang rapat bersama, ruang tunggu dinas dan ruang service,” pungkasnya. (ADV/AGS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini