Presiden Jokowi Resmikan Dua Bendungan untuk Mengendalikan Banjir di DKI Jakarta

0
32
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan kata sambutan dalam acara peresmian Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi yang terletak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat pagi (23/12). (foto: BPMI Setpres)

RADAR TANGSEL RATAS – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi yang terletak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat pagi (23/12/2022).

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahiim, Bendungan Ciawi di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada pagi hari ini saya nyatakan diresmikan,” kata Presiden Jokowi melalui siaran pers.

Jokowi menyampaikan, keberadaan bendungan kedua bendungan akan mendukung pengendalian banjir di Jakarta. Sebab, banjir masih menjadi ancaman yang masih mengancam DKI Jakarta ketika musim hujan tiba.

“Problem besar DKI (Jakarta) sejak dulu adalah tiga hal: banjir, macet, dan tata ruang. Sekarang kita di sini akan berbicara mengenai urusan banjir,” tutur Jokowi.

Dalam upaya pengendalian banjir di DKI Jakarta tersebut, Jokowi menekankan pentingnya konsistensi dalam menyelesaikan tiga hal. Pertama, normalisasi 13 sungai yang ada di Jakarta. Kedua, manajemen pemompaan yang ada di waduk-waduk yang ada di Jakarta.

Kemudian yang ketiga, penyelesaian pembangunan tanggul laut juga giant sea wall. Selain itu, Kepala Negara juga mengingatkan agar sodetan Ciliwung menuju ke Banjir Kanal Timur (BKT) segera diselesaikan.

BACA JUGA :  Meskipun Izin Usaha PT Freeport Berakhir Tahun 2041, Pemerintah Sudah Pertimbangkan Bakal Perpanjang Lagi

“Di sini ada Gubernur DKI (Jakarta) dan Gubernur Jawa Barat. Saya minta betul agar dituntaskan urusan yang berkaitan dengan banjir di Jakarta secara konsisten, baik yang berkaitan waduk ini selesai, kemudian normalisasi 13 sungai yang ada di Jakarta, urusan sodetan Ciliwung menuju ke BKT, tanggul laut dan giant sea wall, serta pengelolaan pompa-pompa yang ada dengan manajemen yang lebih baik,” tutur Jokowi.

Presiden optimistis, dengan konsistensi dalam menyelesaian tigal tersebut, banjir di Jakarta akan dapat teratasi.

“Kalau tiga hal ini tidak selesai sampai kapan pun Jakarta akan selalu banjir. Siapa pun gubernurnya harus konsisten menyelesaikan tadi yang saya sampaikan. Karena sebetulnya masterplan itu sudah jelas di Bappeda DKI ada, di Kementerian PU juga ada,” ujarnya.

Pembangunan Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi yang merupakan bendungan kering (dry dam). Pembangunan Bendungan Ciawi dimulai sejak tahun 2016 dengan alokasi anggaran sebesar Rp1,3 triliun. Bendungan ini memiliki daya tampung kurang lebih 6,05 juta meter kubik. Sedangkan Bendungan Sukamahi dibangun sejak tahun 2017.

BACA JUGA :  Ribka Tjiptaning Diperiksa KPK dalam Kasus Sistem Proteksi TKI, Sekjen PDIP Langsung Angkat Bicara

“Ciawi dan Sukamahi bisa nanti akan mereduksi dari 464 juta meter kubik menjadi 318 juta meter kubik. Kurang lebih nanti 12 kelurahan yang akan menjadi tidak terdampak lagi karena adanya Waduk Ciawi dan Sukamahi ini,” ungkap Jokowi. (BD)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini