Ngeri! Pekerja Lokal Bentrok dengan Pekerja Asal China di PT GNI Morowali Utara, Tiga Orang Tewas

0
114
Bentrokan antara karyawan asal China dan karyawan lokal di PT Gunbuster Nickel Industri (PT GNI) Morowali Utara, Sulawesi Tengah, menyebabkan kebakaran dan menewaskan tiga orang. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu malam (14/1/2023) tersebut adalah yang kedua kalinya sejak peristiwa pertama terjadi pada 22 Desember 2022. (foto: istimewa)

RADAR TANGSEL RATAS – Terjadi bentrokan di PT Gunbuster Nickel Industri atau PT GNI Morowali Utara, Sulawesi Tengah, antara karyawan asal China dan karyawan lokal. Sejumlah fasilitas pabrik dibakar, dan tiga orang dinyatakan tewas. Mereka adalah satu WNA dan dua orang pekerja lokal

Dikutip dari Suara.com, peristiwa yang terjadi pada Sabtu (14/1/2023) sekitar pukul 23:00 Wita tersebut adalah yang kedua kalinya sejak kebakaran pertama terjadi pada 22 Desember 2022, yang menewaskan seleb TikTok Nirwana Selle.

Kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh bentrok antara tenaga kerja lokal dan tenaga kerja asing. Dugaan lainnya, pemicu bentrokan berkaitan erat dengan kebakaran yang terjadi pada Desember lalu.

Saat bentrok meluas, para karyawan membakar beberapa alat berat di lokasi tambang. Bshkan video bentrok antar dua kelompok karyawan tersebut beredar luas di media sosial.

Polisi yang diturunkan tidak mampu melerai bentrok. Karyawan menorobos masuk ke dalam perusahan, menuju tempat karyawan Asing asal China.

Menurut sejumlah saksi mata, bentrok dipicu kejadian sebelumnya, yaitu terjadi perkelahian antara karyawan WNA dan WNI dilokasi tambang GNI. Perkelahian itu juga sempat terekam video karyawan hingga beredar luas sehingga memicu kemarahan karyawan lainnya.

BACA JUGA :  Tangerang Mangrove Jazz Festival 2023 Digelar di Ketapang Urban Aquaculture, Nama Bupati Zaki makin "Harum", Semoga Dapat Munculkan Dampak Positif untuk Pariwisata

“Di sana itu masih kurang pengawasan dari pihak kepolisian, jadi gampang kacau. Sepertinya masih ada hubungannya dengan kebakaran crane waktu bulan 12,” tutur U, salah satu karyawan PT IMIP.

Dilaporkan, kebakaran PT GNI telah menghanguskan beberapa mess tempat tinggal karyawan. Hal itu juga mengakibatkan beberapa barang berharga milik karyawan ludes dilalap api.

Menurut salah seorang karyawan PT GNI, kondisi saat ini dilaporkan masih darurat. “Saat ini tempat kerjaku sedang tidak baik-baik saja,” ujar S, salah seorang karyawan PT GNI, dikutip dari Suara.com (15/1/2023).

S belum bisa menjelaskan lebih detail tentang peristiwa bentrokan tersebut karena masih shock dan sedang berusaha menyelamatkan diri.

Mengutip dari website PT GNI, PT Gunbuster Nickel Industri (GNI) adalah perusahaan smelting yang berdiri sejak tahun 2019. Bisnis GNI mengedepankan pertumbuhan jangka panjang dan menjaga etika dalam berbisnis.

Industri smelter nikel GNI menerapkan proses Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) teknologi dengan mengembangkan 25 jalur produksi dan menghasilkan 1,9 juta Nickel Pig Iron (NPI) per tahun. GNI ingin menjadi nomor satu dalam industri Smelter di Indonesia dan menambah nilai dari produk nikel. (BD)

BACA JUGA :  Waspada! Covid Kembali 'Berulah' di Beberapa Negara, Bagaimana dengan Indonesia?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini