Edan! Takut Tinjanya Dicuri, Kim Jong Un Selalu Bawa Toilet Sendiri Saat Bepergian Jauh

0
26
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dilaporkan selalu membawa toilet saat bepergian, terutama ketika keluar negeri. Kim takut tinjanya dicuri oleh intelijen musuh yang ingin mencari petunjuk tentang kondisi kkesehatanya melalui tinja. (foto: istimewa)

RADAR TANGSEL RATAS – Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dilaporkan selalu membawa toilet saat bepergian, terutama ketika keluar negeri. Hal itu dilakukan karena ia takut tinjanya dicuri oleh intelijen negara-negara musuh.

Dikutip dari The Telegraph, Kim tidak ingin intelijen negara musuh mencari petunjuk tentang kondisi kesehatannya melalui tinja.
Selain itu, langkah tersebut dilakukan Kim juga untuk mencegah kondisi kesehatannya bocor ke publik melalui analisis dari sampel fesesnya.

Sebagai informasi, melalui sampel tinja, kondisi kesehatan, jenis parasit tubuh, hingga pola kebiasaan makan seseorang, termasuk jenis minuman dan makanan yang biasa dikonsumsi, memang bisa diteliti.

Seperti dikutip dari Business Insider, Kim pernah terpantau membawa toilet pribadi saat menghadiri pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat saat itu, Donald Trump, pada tahun 2018 yang lalu. Bahkan Kim membawa beberapa toilet termasuk yang disediakan di dalam mobil dinasnya, Mercedes.

“Toilet tak hanya ada di kereta pribadi Kim Jong Un, tapi juga ada di mobil kecil atau menengah atau apa pun yang dia tumpangi dan bahkan di kendaraan khusus yang dirancang untuk medan pegunungan atau salju,” demikian laporan Business Insider mengutip Daily North Korea.

BACA JUGA :  Israel Tuduh Beberapa Staf UNRWA Terlibat dalam Serangan Hamas 7 Oktober 2023, Apa Saja Dampaknya?

Kondisi kesehatan Kim kembali ramai dibincangkan setelah muncul laporan bahwa penguasa Korut itu mengalami krisis paruh baya dan menjalani gaya hidup tak sehat.

Menurut beberapa laporan media, di tengah krisis paruh baya tersebut, Kim kerap menangis dan minum-minum alkohol hingga mabuk. Kim juga dikabarkan sangat cemas terhadap kesehatannya, terutama setelah pernah positif Covid-19.

“Pemimpin Korut menghadapi kecemasan baru terkait kesehatan dan keselamatan dia menjelang usia 40 tahun,” tutur pengamat studi Korea Utara yang berbasis di Seoul, Choi Jinwook, seperti dikutip dari The Telegraph.

Hal serupa juga diungkap oleh pengamat Korut dan peneliti doktoral Universitas Kookmin, Peter Ward. “Dia mungkin lebih merasa fana sekarang dibanding tiga tahun lalu. Dan, dia juga pernah menderita Covid-19 awal tahun ini,” ujar Ward.

Lebih lanjut, Ward mengatakan sejak 2011 Kim mengamankan kekuasaan dengan cara yang dianggap brutal. Ward juga menilai Kim tampaknya kewalahan menghadapi krisis dunia ditambah lagi sanksi ekonomi internasional. Kim pun kian terlihat tertekan karena dia juga berusaha keras memblokir penyebaran informasi tentang dirinya.

BACA JUGA :  Jika Duet Prabowo-Ganjar Menguat dan KIR Bubar, Pengamat: Partai Islam Hanya Jadi Makmum dalam Koalisi

Di tengah rumor kesehatan Kim, dokter pribadi dan sang istri telah meminta Kim untuk berhenti mengonsumsi minuman yang bisa membuat kondisi kesehatannya anjlok. Mereka juga merekomendasikan agar pemimpin Korut itu sering berolahraga. Namun, Kim mengabaikan saran tersebut.

Isu kesehatan Kim sebetulnya sudah mencuat sejak lama. Pada Desember 2021, berdasarkan foto yang beredar pemimpin Korut itu tampak kurus saat menghadiri rapat Pleno Komite Sentral Partai Buruh.

Pada tahun 2020, Kim bahkan sempat tak muncul dari sorotan publik selama berminggu-minggu. Kabar ini memicu spekulasi liar soal kesehatan pemimpin Korut. Beberapa media bahkan mengklaim, Kim meninggal dunia usai terjadi kesalahan dalam operasi. (BD)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini