Cak Imin Niat Perjuangkan Nilai Dana Desa Meningkat Jadi Rp 5 Miliar Per Desa, Mungkinkah?

0
43
Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar menilai pemanfaatan dana langsung ke desa benar-benar efektif mewujudkan pemerataan di Indonesia. Ia menggarisbawahi bahwa pembangunan bisa sukses ketika anggarannya langsung diberikan kepada pihak yang paling ujung, yaitu ke desa. (foto: istimewa)

RADAR TANGSEL RATAS – Sulit dibantah, dana desa menjadi instrumen penting bagi penguatan ekonomi desa. Terkait hal tersebut, Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar menyatakan bakal memperjuangkan agar jumlah dana desa bisa ditingkatkan menjadi Rp 5 miliar per desa.

Hal itu disampaikan Cak Imin di hadapan puluhan kepala desa dalam acara Advokasi Kebijakan Pembangunan Desa dan Perdesaan dalam Kerangka Undang-Undang Desa. Acara diselenggarakan Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kemendes PDTT di Kendal, Jawa Tengah, Kamis (18/5/2023).

Menurut Cak Imin, saat ini adalah momentum yang bagus bagi desa. Apalagi, kepercayaan seluruh pihak atas desa juga sedang menguat.

“Menteri keuangan saja menyatakan keberhasilan desa menyalurkan BLT dana desa membuat pandemi COVID-19 di Indonesia terkendali. Hari ini hampir semua tokoh, elite, pengambil kebijakan, partai politik, percaya dan yakin kepala desa mampu mengelola anggaran dengan baik,” tutur Muhaimin melalui keterangan tertulis.

Lebih lanjut, Cak Imin juga menegaskan bahwa desa harus menjaga kepercayaan dengan menggunakan dana desa sebaik mungkin.

BACA JUGA :  PT KCI dan PT KAI Berencana Impor Kereta Bekas, Andre Rosiade: Tendang Keluar Pejabat Mental Impor!

“Desa harus menjaga kepercayaan yang dahsyat ini, dengan berkomitmen mengefektifkan penggunaan dana desa. Kepercayaan ini membuat sangat mudah untuk menaikkan dana desa. Apalagi, setelah saya hitung, dana desa seharusnya bisa disalurkan Rp 5 miliar per desa,” ungkap Muhaimin.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyatakan semula banyak pihak meragukan desa bisa mengelola dana yang besar. Ternyata, kata dia, dalam perjalanannya, desa bisa meningkatkan kapasitasnya. Ia menyebut tidak ada kasus korupsi yang sering terjadi dalam proses penyaluran dana sampai ke desa. Hal itu lantaran dana negara langsung disalurkan ke rekening kas desa.

Muhaimin menilai pemanfaatan dana langsung ke desa ini benar-benar efektif mewujudkan pemerataan di Indonesia. Ia menggarisbawahi pembangunan bisa sukses ketika anggarannya langsung diberikan kepada pihak yang paling ujung, yaitu ke desa.

Semakin banyak dana desa dikucurkan, kata Cak Imin, maka semakin cepat kemakmuran warga desa terwujud. Ia pun mencontohkan, dari dana desa yang saat ini rata-rata Rp 1 miliar, pembangunan desa dan kesejahteraan masyarakat bisa ditingkatkan.

BACA JUGA :  Yenny Wahid Tak Sapa Cak Imin di Resepsi Pernikahan Putri Anies: Beda Jalur Politik

“Padahal, negara bisa menyalurkan dana desa hingga total Rp 400 triliun, atau rata-rata tiap desa Rp 5 miliar. Ini yang kita perjuangkan bersama-sama,” papar Cak Imin.

Dalam kesempatan itu, Dirjen Pembangunan Desa dan Perdesaan Sugito Joyo Sentiko menyampaikan setelah 9 tahun perjalanan UU Desa, telah banyak perkembangan yang dihasilkan desa.

“Dana desa digunakan untuk meningkatkan potensi desa, serta guna mengurangi permasalahan di desa. Kebijakan pembangunan desa diarahkan menuju kemandirian desa,” ujar Sugito. (BD)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini