Eksodus Relawan Jokowi ke Prabowo, Pengamat: Sepertinya Hubungan Jokowi dengan PDIP Tak Baik-Baik Saja

0
67
Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai, jika hubungan Jokowi dan PDIP baik-baik saja, pastinya suara relawan akan tertuju ke bakal calon presiden dari PDIP, Ganjar Pranowo. Sebaliknya, jika relasi Jokowi dan PDIP tensinya tinggi, sangat mungkin suara Jokowi-Gibran ke Prabowo. (foto: istimewa)

RADAR TANGSEL RATAS – Relawan Joko Widodo (Jokowi) dan Relawan Gibran Rakabuming di Jawa Tengah (Jateng) serta Jawa Timur (Jatim) menyatakan mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno menduga para relawan tersebut terlebih dahulu meminta izin ke Jokowi untuk menyatakan dukungan ke Prabowo.

“Relawan Jokowi itu replika politik Jokowi. Merah kata Jokowi, merah kata relawan. Biru kata Jokowi, biru kata Relawan. Tak mungkin relawan itu bergerak tanpa koordinasi dengan Jokowi,” ujar Adi kepada wartawan, Sabtu (20/5/2023).Jadi, kata Adi, ketika relawan Jokowi banyak yang pindah mendukung Prabowo, hal itu pasti sudah terkoordinasi, minimal sudah atas sepengetahuan Jokowi.

Sebagai bukti, kata Adi, Jokowi tak pernah keberatan serta menegur relawannya yang terang-terangan mendukung Prabowo. Menurutnya, jika terganggu, Jokowi semestinya menegur sikap politik relawan tersebut.

“Tentu saja langkah relawan Jokowi yang dianggap bagian sikap Jokowi ini sangat mengganggu PDIP. Apapun judulnya Jokowi adalah kader PDIP. Darah politiknya darah merah PDIP. Jokowi bisa jadi wali kota, gubernur, dan presiden berkat PDIP. Jasa PDIP cukup banyak ke Jokowi. Termasuk ke Gibran (putra Jokowi) dan Bobby (menantu Jokowi) yang jadi wali kota juga berkat PDIP,” tutur Adi.

BACA JUGA :  Kunjungi 'Istana Kertanegara', Yenny Wahid Sebut Banyak Kiai NU Bersimpati kepada Prabowo

Adi menilai jika hubungan Jokowi dan PDIP baik-baik saja, pastinya suara relawan akan tertuju ke bakal calon presiden dari PDIP, Ganjar Pranowo. Sebaliknya, jika relasi Jokowi dan PDIP tensinya tinggi, sangat mungkin suara Jokowi-Gibran ke Prabowo.

“Yang jadi tanda tanya, apa yang membuat Jokowi melalui relawannya lebih ke Prabowo, bukan ke Ganjar. Pasti ada sesuatu yang tak diketahui publik. Sepertinya Jokowi dan PDIP hubungannya lagi tak baik-baik saja,” ungkap Adi.

Menurut Adi, PDIP pasti tak nyaman melihat manuver Jokowi lewat relawannya dan merasa sangat dirugikan. “Padahal karir politik Jokowi jadi mentereng seperti saat ini karena PDIP. Sesuatu yang bahkan tak pernah dimiliki trah Sukarno,” ujarnya.

Lebih lanjut, Adi meminta pihak Prabowo tak terlalu berharap dengan dukungan Jokowi. Pasalnya, Jokowi masih sebagai kader PDIP. “Tim Prabowo jangan terlampau banyak berharap dukungan Jokowi. Itu bisa jadi PHP (pemberian harapan palsu) yang menyakitkan. Apapun, Jokowi itu PDIP, bukan yang lain,” tandas Adi.

“Kecuali, Jokowi ingin pisah jalan di 2024 dengan PDIP dengan dukung Prabowo, maka PDIP sepertinya siap head to head dengan Jokowi sekalipun. PDIP ini pengalaman lama jadi oposisi melawan kekuasaan,” Adi menambahkan. (BD)

BACA JUGA :  Jokowi Makin Intens Jumpa Prabowo, Pengamat: Jokowi Lebih Mudah Komunikasi dengan Prabowo Ketimbang Ganjar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini