Golkar Bentuk Tim Teknis dengan PDIP untuk Bahas Cawapres, Kabinet, dan Parlemen

0
17
Waketum Partai Golkar Melchias Markus Mekeng menyatakan bahwa dalam pertemuan kemarin PDIP ingin mengajak Golkar bergabung mendukung Ganjar Pranowo. (foto: istimewa)

RADAR TANGSEL RATAS – Waketum Partai Golkar Melchias Markus Mekeng menjelaskan lebih jauh soal pertemuan Ketum Golkar Airlangga Hartato dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani kemarin.

Menurut Mekeng, tim teknis yang dibuat kedua partai akan menjadi perantara.
“Ya sebetulnya basically itu semua pertemuan dalam rangka apa, untuk koalisi ke depan. Cuma kan semua berproses dari waktu ke waktu dan ini kan waktunya sudah tidak lama lagi,” kata Mekeng kepada wartawan, Jumat (28/7/2023).

Dalam pertemuan kemarin, kata Mekeng, PDIP ingin mengajak Golkar bergabung mendukung Ganjar Pranowo. Ia menilai pihaknya tak masalah dengan ajakan tersebut lantaran sudah memiliki rekam jejak kerja sama dengan PDIP.

“Nah jadi PDI itu sangat berkeinginan bahwa Golkar bergabung dengan PDIP. Secara prinsip sih nggak terlalu bermasalah kita bergabung dengan PDIP, karena kita bergabung kan sudah lama dengan PDIP, pemerintahan zaman Pak Jokowi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mekeng lantas menjelaskan tujuan terbentuknya tim teknis Golkar dan PDIP. Ia menyebut tim itu akan membahas perihal posisi wapres, menteri, hingga posisi di parlemen setelah bekerja sama.

BACA JUGA :  Punya Cabang di Empat Provinsi Baru, Golkar Targetkan Suara Sebanyak-banyaknya Pada Pemilu 2024

“Kita dibentuk tim teknis ini untuk bicara lebih detail lah nanti gimana wapresnya, gimana menteri-menterinya, gimana kabinet, di parlemennya gimana, ya ke depannya lah supaya kita tidak ribut nanti pada saat udah, ada kesepahaman dulu,” ujar Mekeng.

Ia pun berharap kesepahaman itu bisa terjadi. “Ya, kalau memang ini disepakati Pak Airlangga bisa memutuskan karena dia diberikan mandat oleh Munas dan Rakernas terakhir, menentukan posisinya,” tuturnya.

Selain itu, Mekeng juga menyebut Golkar terbuka terkait penentuan capres dan cawapres. Ia mengatakan kerja sama antar partai yang terpenting dapat menghasilkan kemenangan.

“Kan saya sudah sampaikan bahwa Golkar itu sangat terbuka, kita yang penting opsi-opsi akan kita tawarkan gitu loh. Dan kita akan cari kesepakatan. Yang penting kalau disodorkan kita bisa menang, kita nyodorin kalau nggak menang juga percuma. Kita harus hitung-hitungan kalau sodori ini gimana, ini gimana, ini gimana,” papar Mekeng.

Seperti diketahui, pada Kamis kemarin Puan menyambangi kediaman Airlangga Hartato untuk penjajakan kerja sama. Dalam pertemuan itu disepakati bahwa Golkar membentuk tim teknis untuk menjembatani komunikasi dengan PDIP.

BACA JUGA :  Dibayangi Putusan PN Jakarta Pusat, Ketua KPU Tegaskan Pemilu 2024 Tetap Berjalan

“Tadi disepakati hal yang sifatnya teknis perlu dibangun, dan dari Golkar sudah bangun tim teknis dan juga nanti dari pihak Ibu kami persilakan, kita dipimpin Melchias Marcus Mekeng,” ujar Airlangga usai pertemuan di kediamannya, di Jalan Tirtayasa Raya, Jakarta Selatan, Kamis (27/7).

Dalam kesempatan yang sama, Puan mengatakan pihaknya akan membentuk hal serupa. Ia menyebut tak lama lagi akan ada hasil positif di antara kedua partai.

“Terkait tim teknis kami berdua sudah bersepakat untuk membentuk tim teknis kecil, nanti anggotanya akan kami pilih tidak bisa besar-besar, yaitu karena kesibukan Pak Ketum Airlangga dengan saya juga punya kesibukan,” ujarnya. (ARH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini