Usai Cak Imin Keluar Koalisi, PAN Sebut Peluang Erick Thohir Jadi Cawapres Prabowo Menguat

0
55
Menurut Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay, partainya akan tetap konsisten mendukung Erick Thohir untuk maju di Pilpres 2024. Meski demikian, pihaknya akan menghormati setiap usulan dari partai pro Prabowo. (foto: istimewa)

RADAR TANGSEL RATAS – Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay mengatakan peluang Menteri BUMN Erick Thohir menjadi cawapres Prabowo Subianto semakin menguat usai PKB hengkang dari koalisi.

Saleh juga menuturkan bahwa Koalisi Indonesia Maju (KIM) akan memperhitungkan nama Erick jadi pendamping Prabowo.

“Sejalan dengan dinamika politik yang ada, kami yakin peluang Erick Thohir menjadi cawapres Prabowo semakin menguat. Paling tidak, setelah Cak Imin keluar dari KIM, salah seorang kandidat telah keluar. Dengan begitu, KIM dipastikan akan semakin memperhitungkan Erick Thohir dan menetapkannya dalam skala prioritas,” kata Saleh dalam keterangannya, Minggu (3/9/2023).

Menurut Saleh, PAN akan tetap konsisten mendukung Erick Thohir untuk maju di Pilpres 2024. Meski demikian, pihaknya akan menghormati setiap usulan dari partai pro Prabowo.

“PAN tetap akan konsisten mendukung Erick Thohir sebagai cawapres Prabowo. Namun tentu saja PAN akan menghormati usulan partai Golkar yang mendorong Airlangga atau kader partai Golkar lainnya,” ujarnya.

Berdasarkan survey, kata Saleh, elektabilitas Erick Thohir sangat baik. Dibandingkan dengan kandidat lain, Erick Thohir masih berada di barisan teratas. “Karena itu, wajar sekali kalau dijadikan sebagai skala prioritas,” ujar Saleh.

BACA JUGA :  Pengumuman! Gibran Kini Sudah Bukan Anggota PDIP, Hasto: Karena Sudah Pamit

Hal itu, kata Saleh, masih menjadi harapan dan proposal PAN. Dalam pembicaraan di tingkat internal KIM, usulan itu akan disampaikan karena setiap pihak punya hak untuk melakukan assesment dan penilaian.

“Dalam konteks pilpres, pasangan Prabowo-Erick Thohir dinilai paling tepat. Ada unsur tua-muda, militer-sipil, memahami bisnis dan keuangan, representasi nasionalis-religious, dan memahami geopolitik dan sistem pertahanan keamanan,” tutur Saleh.

Saleh juga menegaskan bahwa kunci semuanya memang ada dalam kedaulatan dan pertahanan. Negara kita, katanya, harus berdaulat dalam segala aspek; ekonomi, sosial, politik, budaya, dan keamanan. “Di dalam kedaulatan ini martabat bangsa akan semakin diperhitungkan. Nah, posisi seperti ini ada pada pasangan Prabowo-Erick Thohir,” papar Saleh. (ARH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini