Salah Satu Orang Terkaya di RI Bakal Bangun Rumah Sakit di IKN dengan Investasi Rp 500 Miliar

0
55
Pendiri Mayapada Group, Dato Sri Tahir, menyatakan bakal membangun rumah sakit di Nusantara dengan investasi hingga Rp 500 miliar. (foto: istimewa)

RADAR TANGSEL RATAS – Mayapada Group tak mau ketinggalan berinvestasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur. Founder Mayapada Group Dato Sri Tahir menyatakan bakal membangun rumah sakit di Nusantara dengan investasi hingga Rp 500 miliar.

Menurut Tahir, groundbreaking rumah sakit Mayapada ditargetkan akan dilaksanakan pada tanggal 1 November 2023. Ia menargetkan pembangunan rumah sakit Wilayah Perencanaan (WP) 1B IKN itu dapat dirampungkan pada April 2024, dan sudah bisa beroperasi pada Juli 2024.

“Nantinya Mayapada menjadi salah satu RS yang pertama dibangun dan beroperasi di IKN, dan akan menjadi RS terbaik yang ada di Kalimantan,” ungkap Tahir dalam keterangan resmi Otorita IKN, Rabu (4/10/2023).

Berdasarkan foto-foto dokumentasi yang diberikan Otorita IKN, tampak bahwa Tahir sudah sempat menginjakkan kaki di bakal lokasi proyek rumah sakit Mayapada di IKN. Dia datang bersama Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, Direktur Investasi dan Kemudahan Berusaha Otorita IKN Indra Yuwana, Kepala Kantor Otorita IKN Balikpapan Achmad Adipati Karnawidjaja, Tenaga Ahli Bidang Perancangan Perkotaan Otorita IKN Vallin Tsarina, dan Komisaris Bank Mayapada, Hendra Mulyono.

BACA JUGA :  Pengamat: Lebih Bijak Jika Subsidi Mobil Listrik Rp 5 Triliun Dialihkan ke Angkutan Umum

Menurut Thomas Umbu Pati, kehadiran Mayapada membuktikan bahwa geliat investasi terus meningkat dari hari ke hari di IKN. “Hari ini tim Mayapada didampingi tim OIKN langsung meninjau lokasi WP 1B untuk memastikan desain arsitektur sesuai kondisi topografi lahan. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, pembangunan RS Mayapada segera terwujud untuk melayani masyarakat di IKN,” papar Thomas melalui resmi Otorita IKN.

Komentarr positif juga dilontarkan Indra Yuwana. Menurutnya, kehadiran secara langsung Tahir di IKN menunjukkan keseriusan investor untuk menyuntikkan dananya di proyek ibu kota baru.

“Saya menyambut baik dan apresiasi atas kunjungan Mayapada Group untuk meninjau lokasi lahan RS. Kehadiran Pak Dato Tahir menunjukkan keseriusan dalam minat Investasi. Ini membuktikan bahwa investor dalam negeri mendukung program pemerintah dalam pembangunan IKN,” tutur Indra Yuwana.

Sebagai informasi, Tahir merupakan founder dari Mayapada Group yang bergerak di bidang perbankan, kesehatan, dan real estat. Total kekayaannya mencapai US$ 4,4 miliar atau mencapai Rp 68,6 triliun (dalam kurs terkini Rp 15.600).

BACA JUGA :  LPSK Tolak Permohonan Perlindungan Istri Ferdy Sambo, Laporan Pelecehan Seksual Diduga Palsu

Berdasarkan daftar Forbes Real Time Billionaire yang dirilis per 30 Mei 2023, Tahir tercatat menempati posisi ke tujuh orang terkaya di Indonesia. (ARH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini