Bila Ibu Kota Negara RI Sudah Pindah ke Kaltim, Heru Budi: Nama Jakarta Berubah Jadi DKJ Atau DKEJ

0
34
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menuturkan bahwa bila Jakarta sudah tidak lagi menyandang fungsi sebagai ibu kota negara RI, namanya kemungkinan berubah menjadi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) atau juga bisa juga menjadi Daerah Khusus Ekonomi Jakarta (DKEJ). (foto: istimewa)

RADAR TANGSEL RATAS – Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menuturkan bahwa setelah ibu kota pindah ke IKN Nusantara di Kalimantan Timur, maka nama Jakarta belum tentu berubah menjadi Daerah Khusus Jakarta (DKJ). Ia menjelaskan ada dua nama yang masih didiskusikan di pemerintah pusat.

“Kemungkinan DKI Jakarta nanti bisa namanya menjadi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) atau juga bisa namanya menjadi Daerah Khusus Ekonomi Jakarta (DKEJ),” ungkap Heru dalam Podcast Kopi Sedap BPKD Pemprov DKI, Kamis (12/10/2023).

Menurut Heru, keputusan soal nama itu ada di tangan DPR atau Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Dia mengatakan pembahasan masih terus dilakukan. “Nanti tergantung pembahasan di tingkat pusat, DPR maupun Kemendagri,” ujarnya.

Selain itu, bila nanti Jakarta bakal menjadi global city, Heru meminta jumlah universitas bertaraf internasional hingga museum ditambah, dan kebudayaan lebih diperkenalkan lagi.

“Mengarah ke global city, ciri-ciri global city sebagai contoh kita juga harus menambah jumlah universitas yang bertaraf internasional, jumlah museum, jumlah budayanya. Bagaimana menyampaikan, menyebarkan budaya itu ke negara-negara tetangga. Bagaimana kita juga meningkatkan pariwisatanya,” paparnya.

BACA JUGA :  Menilai Perpanjangan SIM Bertentangan dengan Pasal 28D Ayat (1) UUD 1945, Seorang Advokat Minta SIM Berlaku Seumur Hidup

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin Jakarta tetap akan menjadi kota global, meski tidak lagi berstatus ibu kota negara. Kemendagri mengatakan pemerintah akan tetap menyerap aspirasi masyarakat agar tercipta stabilitas pembangunan dan ekonomi di Jakarta.

“Bapak Presiden menginginkan perpindahan ibu kota (ke Ibu Kota Nusantara, red) itu tetap menjadikan DKI itu menjadi daerah kota global,” tutur Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Akmal Malik di Hotel Aston, Denpasar, Bali, Rabu (27/9/2023).

Menurut Akmal, pemerintah berupaya agar proses transisi pemerintahan dari Jakarta ke IKN berjalan dengan baik. “Kita menampung aspirasi-aspirasi yang berkembang di masyarakat, artinya stabilitas tetap terjaga, pembangunan tetap terjaga, ekonomi masyarakat tetap tumbuh dengan baik, artinya proses transisi berjalan dengan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Akmal menyebut Rancangan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (RUU DKJ) saat ini masih dibahas dengan DPR RI. Dia menargetkan RUU itu akan selesai pada Desember 2023, sehingga penetapannya tidak melebihi 12 Februari 2024.

BACA JUGA :  Kasus Transaksi Janggal Rp 349 T, Satgas TPPU Ungkap 59 Dokumen Terkait Pencucian Uang Rp 22,8 T

“Kita punya komitmen akan coba selesaikan insya Allah sampai akhir Desember 2023. Agar tidak mengganggu. Jadi mohon doanya saja semua selesai dengan tepat waktu,” tuturnya. (ARH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini