Zarubezhneft ‘Cabut’ dari Blok Tuna, Lima Investor Antre Ingin Jadi Penggantinya

0
35
Untuk menjalankan proyek di Blok Tuna, Premier Oil Tuna BV yang merupakan anak usaha Harbour Energy Group akan mencari mitra baru. Dan cukup banyak perusahaan yang antre ingin menempati tempat yang ditinggalkan oleh Zarubezhneft (foto: istimewa)

RADAR TANGSEL RATAS – Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto menyebut calon pengganti perusahaan Rusia, Zarubezhneft, di Blok Tuna sudah mengerucut. Dari sekian banyak perusahaan, kini tersisa hanya lima perusahaan. Sayangnya, Dwi mengaku tidak hafal nama perusahaan-perusahaan tersebut.

“Masih sedang proses, ada beberapa data room sekarang kalau nggak salah dari sekian banyak sekarang tinggal lima,” ungkap Dwi di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Kamis (12/10/2023).

Sebelumnya dikabarkan bahwa Zarubezhneft akan melepas hak partisipasinya di Blok Tuna, sebagai imbas sanksi negara Barat ke Rusia.

Menurut Wakil Ketua SKK Migas Nanang Abdul Manaf, sanksi Barat ke Rusia telah membuat Zarubezhneft mundur dari proyek tersebut. Jika tidak, maka proyek ini tidak akan jalan.

“Perusahaan-perusahaan yang berasal dari negara barat dari Eropa UK, US, itu melakukan sanksi terhadap Rusia. Jadi mohon maaf apapun yang terjadi transaksi tidak dibolehkan sama sekali apalagi berpartner,” terangnya di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (23/8).

“Itulah yang membuat pilihannya tadinya ZN sebagai partner 50:50 itu terpaksa harus mundur, karena kalau tidak, tidak bisa jalan lah project ini,” Dwi menambahkan.

BACA JUGA :  Lihat Rekaman 32 CCTV, Mahfud: Tragedi Kanjuruhan Ternyata Lebih Mengerikan dan Menyedihkan

Dikabarkan pula bahwa untuk menjalankan proyek ini, Premier Oil Tuna BV yang merupakan anak usaha Harbour Energy Group akan mencari mitra baru. Nanang menjelaskan bahwa sudah banyak perusahaan yang antre untuk menggantikan perusahaan Rusia tersebut.

“Jadi yang mengantre menggantikan posisi ZN ada belasan. Yang pusing Harbour, memilih mana yang cocok, perusahaan mana yang cocok,” katanya. (ARH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini