Dianggap Sebagai Pengkhianat PDI Perjuangan, Gibran: Nggak Apa-Apa

0
13
Selain mengaku tidak masalah jika dirinya dianggap telah mengkhianati PDI Perjuangan, Gibran Rakabuming Raka juga menjelaskan bahwa persoalan statusnya di PDI Perjuangan sudah clear. (foto: istimewa)

RADAR TANGSEL RATAS – Bakal cawapres Koalisi Indonesia Maju (KIM) Gibran Rakabuming Raka mengaku tak masalah jika dianggap sebagai pengkhianat PDIP usai memutuskan menjadi bakal cawapres Prabowo Subianto.

Bahkan Gibran menanggapi santai anggapan tersebut. “Nggak apa-apa,” ujarnya kepada wartawan usai pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (26/10/2023).

Gibran juga buka suara soal statusnya di PDIP terutama tentang tanda anggota (KTA) di PDIP. Ia menuturkan hal itu sudah clear. “Itu sudah clear lho. Sudah clear,” ungkap Gibran.

Sayangnya, Gibran tak menjelaskan detail terkait status clear yang dimaksud. Dia mengatakan sudah menjawab hal tersebut sejak minggu lalu. “Sudah saya jawab itu lho,” ujarnya. “Kan sudah saya jawab dari minggu lalu, dari minggu lalu, sudah dari minggu lalu pertemuannya,” ia menambahkan.

Sebelumnya, Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP, Komarudin Watubun, memberikan pernyataan terkait status Gibran di PDIP usai resmi jadi cawapres Prabowo. Komarudin menegaskan secara de facto keanggotaan Gibran di PDIP telah berakhir.

BACA JUGA :  Disebut Berubah 'Warna' dari Merah Menjadi Kuning oleh Sekjen PDIP, Gibran Angkat Bicara

“Secara de facto, keanggotaan Gibran di PDI Perjuangan telah berakhir setelah pendaftarannya secara resmi menjadi Cawapres dari KIM,” tutur Komarudin dalam keterangannya, Kamis (26/10/2023).

Menurut Komarudin, persoalan ini tidak perlu dibuat heboh. Kata dia, keluar, pindah, dan berhenti dari partai merupakan hal biasa. “Bahwa saat ini Gibran tidak tegak lurus dengan instruksi partai, maka dia otomatis tidak lagi di PDI Perjuangan. Tapi ingat, keluar satu kader, ada banyak kader-kader partai baru yang potensial bergabung dengan Partai dan TPN Ganjar-Mahfud,” tandas Komarudin.

Hal senada juga disampaikan oleh FX Rudi yang menjadi Ketua DPC PDI Perjuangan Surakarta. Ia juga menyatakan dengan tegas tentang keharusan dan etika sebagai bekas kader.

“Melalui kejadian ini publik akan tahu, mengenal, menilai dan memutuskan tentang sosok, ahlak, karakter, dan prilaku calon pemimpin bangsa Indonesia ke depan. Kalau mau dibandingkan sesama calon wapres, siapa yang meragukan Prof. Mahfud MD dengan latar belakang pendidikan, integritas, pengalaman, dan karakter-nya,” tutur FX Rudi. (ARH)

BACA JUGA :  Akhirnya Irjen Ferdy Sambo Bicara, Sampaikan Permintaan Maaf kepada Institusi Polri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini