Sudah Tiga Pekan Palestina Digempur Israel, 7.028 Tewas, 66 Persen di Antaranya Anak-Anak

0
141
OToritas kesehatan di Jalur Gaza menyatakan 7.028 orang tewas akibat gempuran pasukan Israel pada Jumat (27/10/2023). Dari jumlah itu, 66 persen di antaranya perempuan dan anak-anak. Jumlah tersebut termasuk 480 orang yang tewas imbas serangan Israel pada Kamis malam. (foto: istimewa)

RADAR TANGSEL RATAS – Otoritas kesehatan di Jalur Gaza menyatakan 7.028 orang tewas akibat gempuran pasukan Israel pada Jumat (27/10/2023). Seperti yang sikutip Al Jazeera (27/10/2023), dari jumlah tersebut, 66 persen di antaranya perempuan dan anak-anak.
Jumlah tersebut termasuk 480 orang yang tewas imbas serangan Israel pada Kamis malam.

Seperti diketahui bersama, Pasukan Israel dan Hamas berperang sejak 7 Oktober. Imbas perang ini, ribuan orang di Palestina dan Israel tewas. Di Palestina mayoritas korban tewas merupakan anak-anak.

Salah satu lembaga swadaya masyarakat yang fokus isu anak-anak, Defense for Children International-Palestine (DCIP), menyatakan setiap 15 menit satu anak tewas imbas gempuran Israel di Gaza. “Kami menyaksikan genosida setiap waktu,” kata juru bicara DCIP, dikutip dari Al Jazeera.

Menurut Konvensi Jenewa 1949 padahal anak-anak harus mendapat perlindungan dan diperlakukan secara manusiawi saat perang atau konflik bersenjata. Israel meratifikasi konvensi tersebut pada 1951, beberapa tahun usai 500 ribu anak-anak Yahudi dibunuh saat Holocaust

Tapi, Israel tak mengakui Konvensi Jenewa ke-4 yang melindungi warga sipil yang memerangi pendudukan. Israel tak menganggap Palestina sebagai wilayah pendudukan.

BACA JUGA :  Pesulap Merah Bongkar Trik Pawang Hujan, Mbak Rara 'MotoGP Mandalika' Ingatkan Soal Karma

Bukan itu saja, Israel bahkan menilai penggunaan kekuatan militer di Gaza kali ini dianggap sebagai cara yang sah untuk menghancurkan Hamas. Oleh karena itu, mereka mengklaim kematian warga sipil yang dihitung dalam serangan tersebut, termasuk anak-anak, tidak termasuk dalam kejahatan perang. (ARH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini