Soal Persentase Keterwakilan Caleg Perempuan di DPR, Ketua KPU: Sudah di Atas 30 Persen

0
148
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah resmi menetapkan 9.917 DCT anggota DPR RI peserta Pemilu 2024 pada Jumat (3/11/2023). Ketua KPU Hasyim Asy'ari menuturkan 18 partai politik peserta Pemilu 2024 memenuhi persyaratan minimal 30% keterwakilan perempuan. (foto: istimewa)

RADAR TANGSEL RATAS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI memastikan keterwakilan perempuan dalam daftar calon tetap (DCT) telah di atas 30%. Menurut Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari, kuota keterwakilan perempuan dalam DCT mencapai 37,13%.

“Untuk caleg perempuan, caleg perempuan dari semua partai politik, 18 partai politik itu keterwakilannya untuk di semua dapil di seluruh Indonesia itu sudah di atas 30%,” ungkap Hasyim dalam konferensi pers di kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (3/11/2023).

Berdasarkan data KPU, sebanyak 9.917 caleg masuk ke dalam DCT. Nama-nama itu akan diumumkan besok, Sabtu (4/11/2023).

Jika dilihat dari data keseluruhan partai, memang jumlah caleg perempuan setiap partai sudah lebih dari 30 persen. Hanya saja, persentase tersebut masih secara keseluruhan hasil akumulasi jumlah calon di 84 dapil.

Di bawah ini adalah data lengkap keterwakilan perempuan di 18 parpol:

1. PKB (580 caleg: 376 laki-laki dan 204 perempuan, 35,17%);
2. Partai Gerindra (580 caleg: 370 laki-laki dan 210 perempuan, 36,21%);
3. PDIP (580 caleg: 388 laki-laki dan 192 perempuan, 33,10%);
4. Partai Golkar (580 caleg: 383 laki-laki dan 197 perempuan, 33,97%);
5. Partai NasDem (580 caleg: 380 laki-laki dan 200 perempuan, 34,48%);
6. Partai Buruh (580 caleg:370 laki-laki dan 210 perempuan, 36,21%);
7. Partai Gelora (396 caleg: 253 laki-laki dan 143 perempuan, 36,11%);
8. PKS (580 caleg: 367 laki-laki dan 213 perempuan, 36,72%);
9. PKN (525 caleg: 327 laki-laki dan 198 perempuan, 37,71%);
10. Partai Hanura (485 caleg: 298 laki-laki dan 187 perempuan, 38,56%);
11. Partai Garda Republik Indonesia (570 caleg: 334 laki-laki dan 236 perempuan, 41,40%);
12. Partai Amanat Nasional (580 caleg: 364 laki-laki dan 216 perempuan, 37,24%)
13. PBB (470 caleg: 277 laki-laki dan 193 perempuan, 41,06%);
14. Partai Demokrat (580 caleg: 378 laki-laki dan 202 perempuan, 34,83%);
15. PSI (580 caleg: 355 laki-laki dan 225 perempuan, 38,79%);
16. Perindo (579 caleg: 348 laki-laki dan 231 perempuan, 39,90%);
17. PPP (580 caleg: 366 laki-laki dan 214 perempuan, 36,90%);
18. Partai Ummat (512 caleg: 307 laki-laki dan 205 perempuan, 40,04%). (ARH)

BACA JUGA :  Pemerintah Musnahkan dan Sita Pakaian Serta Barang-Barang Elektronik Ilegal Senilai Hampir Rp 50 Miliar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini