Israel Berencana Banjiri Terowongan Hamas dengan Air Laut, Analis Militer: Kehajatan Perang yang Fatal Bagi Israel Sendiri!

0
51
Bila nekat membanjiri terowongan Hamas dengan air laut, Israel sama saja membunuh warganya sendiri. Sebab, Hamas sebelumnya mengatakan mereka menyembunyikan tawanan di tempat dan terowongan yang aman. (foto: istimewa)

RADAR TANGSEL RATAS – Baru-baru ini, Israel dikabarkan telah membangun sistem pompa besar dan berencana membanjiri terowongan Hamas di Gaza dengan ribuan galon air laut. Israel pun dilaporkan telah menyelesaikan setidaknya lima pompa air yang berada 1 mil di utara kamp pengungsian al-Shati.

Dikutip dari Wall Street Journal (12/12/2023), tiap-tiap pompa air tersebut bisa mengalirkan ribuan meter kubik air per jam. Jadi terowongan akan bisa dibanjiri hanya dalam beberapa pekan.

Menurut analis militer asal Inggris, Professor Michael Clarke, tindakan itu bisa saja dilakukan dan berhasil. Meski demikian, Clarke mengingatkan Israel bisa saja membunuh warganya sendiri dengan operasi tersebut. Sebab, kata Clarke, Hamas sebelumnya mengatakan mereka menyembunyikan tawanan di tempat dan terowongan yang aman. Tapi tak dapat dipastikan apakah tawanan yang disembunyikan Hamas di sana sudah dibebaskan atau belum.

“Mereka [Israel] tak tahu apakah ada sandera mereka yang ditahan di sana atau tidak,” ungkap Clarke, dikutip dari SkyNews, Senin (11/12/2023).

Clarke juga menuturkan adanya risiko lain yang bakal menghantui Israel bila aksi tersebut benar-benar dilakukan. Menurut Clarke, tindakan tersebut bisa mencemari lapisan batuan di bawah permukaan tanah sehingga mencemari akuifer yang membantu pasokan air Gaza. Artinya, akan ada risiko besar bagi lingkungan sekitar. Ia juga mengatakan dunia akan mengecam Israel terkait hal tersebut.

BACA JUGA :  Demi Dongkrak Jumlah Kunjungan Wisata, Lumajang Bakal Punya Hotel Berbintang

Hal yang sama juga disampaikan oleh Wakil Pertama Perwakilan Tetap Rusia untuk PBB, Dmitry Polyansky. Seperti yang dlansir Yahoo News (12/12/2023), Polyansky menyebut rencana israel tadi akan dicap sebagai kejahatan perang.

“Kejahatan perang semakin meningkat, laporan mengejutkan telah beredar dalam beberapa hari terakhir bahwa Israel berencana membanjiri fasilitas bawah tanah di Jalur Gaza dengan air laut,” tutur Polyansky dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB.

Perlu diketahui, di Gaza, pasokan air alami berasal dari air hujan yang turun dan merembes ke tempat penyimpanan bawah tanah, atau akuifer. Air tanah ini dipompa ke dalam sumur untuk memasok air minum. Satu-satunya pasokan air tawar di daerah kantong ini berasal dari akuifer dangkal yang sejajar dengan pantai Mediterania.

Terowongan Hamas memliki panjang ratusan kilometer dan berada kira-kira 30 meter di bawah permukaan, sehingga sulit untuk dipetakan. Bahkan teknologi Israel pun tidak banyak berguna. (ARH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini