Ngeri, Yang Nembak Relawan Prabowo-Gibran Diiming-imingi Rp 500 Juta, sudah Dipanjeri Rp 50 Juta

0
55

RADAR TANGSEL RATAS – Mengerikan, pelaku penembakan relawan Prabowo-Gibran, di Sampang, Madura: Muarah diiming-imingi bayaran yang menggiurkan, yakni uang Rp 500 juta. Pelaku baru diberi DP (Down Payment) alias uang panjar sebesar Rp 50 juta.

Sebagaimana diketahui, Muarah, korban yang berusia 48 tahun ditembak pelaku HH dan AR. Saat ini, para pelaku berhasil ditangkap aparat kepolisian.

“Pengakuan tersangka (HH dan AR) Rp 500 juta. Tapi, janji si MW mengakunya akan diberi Rp 200 juta,” ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur, Kombes Pol. Totok Suharyanto.

Dalam konferensi pers, di Kantor Bidang Humas Markas Polda Jawa Timur, Kamis, 11 Januari 2024, Totok menjelaskan, pelaku penembakan diketahui berinisial AR. Pelaku AR adalah warga sipil yang tinggal di Pasuruan, Jawa Timur.

Diterangkannya, ketika beraksi, pelaku diboncengkan temannya bernama HH. Ucap Totok, aksi kejahatan ini diotaki oleh MW.

Diketahui, MW ini adalah merupakan kepala desa non-aktif di Desa Ketapang Daya. Tandasnya, AR dan HH mengaku telah diberi uang muka Rp 50 juta.

BACA JUGA :  Insiden Kabel Menjuntai, Ayah Anak yang Jadi Korban Tolak Uang Rp 2 M dari Bali Tower

Sedangkan, lanjutnya, HH hanya diberi jatah Rp 5 juta karena hanya bertindak sebagai joki. Kemudian, MW selaku otak penembakan memberi AR senpi dan ponsel untuk komunikasi.

“AR mengaku sudah diberi Rp 50 juta dan sudah diterima. Kemudian, memberi HH Rp 5 juta karena berperan sebagai joki,” urainya.

Kendati demikian, polisi tidak mudah percaya begitu saja. Saat ini, polisi terus menyelidiki kasus kejahatan tersebut.

AR dan HH selaku eksekutor serta MW sebagai otak perencana penembakan masih intensif diperiksa aparat kepolisian. Penyidik masih mengembangkan kasus ini. (AGS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini