Catat! Ternyata Indonesia Punya Gold Hydrogen yang Digadang-gadang Jadi Energi Masa Depan

0
20
Salah satu lokasi yang terindikasi memiliki gas hidrogen yakni Tanjung Api (Ampana) di Sulawesi Tengah. Di lokasi tersebut, Badan Geologi Kementerian ESDM menemukan rembesan gas hidrogen dengan kandungan 20%-35%. (foto: istimewa)

RADAR TANGSEL RATAS – Banyak negara kini berlomba-lomba mencari sumber energi baru. Indonesia, melalui Pertamina, juga tak ingin kalah. Hal tersebut dapat dilihat dari upaya PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang tengah memulai evaluasi terhadap potensi hidrogen di Indonesia. Sumber energi baru ini digadang-gadang menjadi energi masa depan.

Menurut Direktur Eksplorasi Pertamina Hulu Energi, Muharram Jaya Panguriseng, sejumlah negara seperti Australia, Amerika, Prancis, dan Kanada saat ini tengah gencar melakukan eksplorasi untuk gold hydrogen.

PHE pun kini telah memetakan potensi hidrogen di dalam negeri yang bersumber dari alam. Salah satu lokasi yang terindikasi memiliki gas hidrogen dalam jumlah besar yakni Tanjung Api (Ampana) di Sulawesi Tengah.

Di lokasi tersebut, berdasarkan hasil survei, Badan Geologi Kementerian ESDM menemukan rembesan gas hidrogen dengan kandungan 20%-35%.

“Kami juga akan memulai evaluasi yang sifatnya studi potensi hidrogen dari alam di Indonesia. Salah satunya di Lengan Timur Sulawesi yang berpotensi terjadinya proses serpentinisasi,” ungkap Muharram dalam acara Media Gathering PHE, Selasa (6/2/2024).

BACA JUGA :  Henkel Kembangkan Ekosistem Digital, Luncurkan Loctite Indonesia Official Store di Tokopedia

Muharram menjelaskan bahwa sejauh ini baru Australia yang telah mempunyai regulasi terkait izin pemanfaatan dan pengembangan hidrogen. Oleh sebab itu, ia pun berharap pemerintah dapat segera menerbitkan aturan main mengenai pemanfaatan hidrogen alam di dalam negeri.

“Aturan di dunia yang sudah punya baru Australia, diharapkan pemerintah mengeluarkan aturan. Kami tentu tidak mau kalah cepat dengan aturan, kami lakukan evaluasi, begitu pemerintah mengeluarkan kebijakan PHE sudah melangkah. Yang jelas daerah-daerah potensial itu harus dicari sekarang,” tuturnya. (ARH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini