Edan! Elon Musk Berencana Mengirim Satu Juta Orang ke Planet Mars untuk Membangun Peradaban

0
16
Elon Musk berencana mengirim 1 juta orang untuk membangun peradaban di Planet Mars. Perusahaan miliknya, SpaceX, sedang bekerja serius untuk mewujudkan visi tadi menjadi kenyataan dalam beberapa tahun mendatang. (foto: istimewa)

RADAR TANGSEL RATAS – Pendiri SpaceX Elon Musk menyatakan rencana ambisiusnya mendirikan koloni manusia di Mars dalam beberapa tahun mendatang. Tak tanggung-tanggung, Musk berencana mengirim 1 juta orang ke planet yang dijuluki Planet Merah tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Musk lewat media sosial sebagai respons terhadap pertanyaan tentang kemampuan roket Starship milik SpaceX, yang diklaim akan menjadi kunci dalam mencapai tujuan ke Mars. “Suatu hari nanti, perjalanan ke Mars akan seperti penerbangan melintasi negara,” tulis Musk di X, seperti yang dilansir Hindustan Times, Selasa (13/2/2024).

Bagi Musk, impian mendirikan koloni di Mars bukanlah hal baru. Ia telah lama menyatakan niat membuat umat manusia multi-planet. Bahkan ia sering menyebut bahwa permukiman manusia di Mars sebagai asuransi untuk peradaban. Dan pernyataan terbaru Musk menunjukkan bahwa SpaceX sedang bekerja serius untuk mewujudkan visinya menjadi kenyataan dalam beberapa tahun mendatang.

Beberapa waktu lalu, Musk memprediksi Starship bisa mencapai Bulan dalam waktu lima tahun. Ia juga mencatat kapsul Crew Dragon milik SpaceX akan membawa astronot lebih jauh ke luar angkasa, melampaui pencapaian yang pernah dilakukan oleh siapa pun dalam lebih dari 50 tahun.

BACA JUGA :  BI Berencana Luncurkan Mata Uang Rupiah Digital Agar Setara dan Dihormati Negara Lain

Tapi, meskipun tampak ambisius, Musk mengakui mendirikan peradaban yang mandiri di Mars akan membutuhkan upaya dan inovasi yang besar. Ia sebelumnya juga membahas rencana untuk membangun pangkalan permanen di Bulan di masa depan. “Manusia harus memiliki pangkalan bulan, kota di Mars, dan berada di luar sana di antara bintang-bintang,” tulis Musk pada Desember 2023.

Meskipun Musk dikenal dengan bualannya, perusahaan-perusahaannya telah mencapai tonggak sejarah yang dahulu dianggap mustahil, seperti roket orbital yang dapat digunakan kembali.

Sayangnya, visi Mars menghadapi tantangan teknis yang menakutkan. Penerbangan uji Starship baru-baru ini berakhir dengan kecelakaan fatal, menunjukkan kemajuan tetap lambat. Musk berharap uji coba ketiga tahun ini akan mencapai orbit, membuktikan kemampuan wahana tersebut. (ARH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini