Senator Jakarta “Slepet Keras” Menteri Agama, Bang Dai Desak Yaqut Cabut Surat Edaran Soal Larangan Pengeras Suara Selama Ramadan

0
338

RADAR TANGSEL RATAS – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Daerah Pemilihan Provinsi DKI Jakarta, Prof. Dr. H. Dailami Firdaus, S. H., LL. M., M. B. A. atau biasa disapa Bang Dai mengkritik keras Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas. “Slepet keras” Bang Dai ke Yaqut itu dilakukan terkait surat edaran menteri agama tentang larangan penggunaan pengeras suara di masjid selama bulan suci Ramadan.

Senator Jakarta itu pun mendesak keras dan meminta Yaqut agar mencabut Surat Edaran Menteri Agama, Nomor 1, Tahun 2024 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1445 H/2024 M. Dalam surat edaran itu, Menteri Agama (Menag) Yaqut meminta kepada umat Islam supaya penggunaan pengeras suara di bulan Ramadan baik dalam pelaksanaan Salat Tarawih, ceramah/kajian Ramadan maupun tadarus Al-Qur’an dibatasi.

Yaitu, cukup menggunakan pengeras suara dalam. Tidak perlu pengeras suara luar.

Menag tidak Paham Arti Toleransi

Menyikapi hal itu, Bang Dai menilai, melalui surat edaran ini terkesan menag tidak memahami arti toleransi dan sikap saling menghormati. “Bahkan, cenderung dapat mengusik kerukunan dan toleransi beragama yang telah lama terbangun di masyarakat selama ini,” tegas putra mantan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, (Almarhumah) Hj. Tuty Alawiyah itu.

BACA JUGA :  Heboh! Warteg Lolos dari Kebakaran, Ini Alasan Ilmiah dari Sudin Gulkarmat Jaksel

Dalam keterangan tertulisnya, kepada Kantor Berita ratas.id RADAR TANGSEL, Senin pagi, 11 Maret 2024, Bang Dai mengatakan, toleransi dan sikap menghormati antar-umat beragama sudah terbangun selama puluhan tahun. “Dan, selama itu juga tidak ada permasalahan mengenai pengeras suara di masjid maupun musala,” cetusnya.

Tidak Mengganggu Masyarakat

Menurut Bang Dai, pengeras suara tersebut tidak mengganggu masyarakat. “Dalam pelaksanaan penggunaan pengeras suara sendiri semua sudah diatur waktunya dan tidak akan menganggu di waktu-waktu orang istirahat. Tentunya, pengurus masjid dan musala sudah lebih memahami karakteristik wilayahnya masing-masing. Dan harus diingat, ini hanya berlangsung pada saat bulan suci Ramadan,” tandasnya.

Menag Lebih Baik Urusi Program Ibadah

Cucu ulama besar betawi yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta Periode 1977-1984, K. H. Abdullah Syafi’i itu pun menyarankan kepada Menag Yaqut agar lebih baik mengurusi program untuk peningkatan ibadah. “Jadi, hemat saya, daripada mengurusi soal pengeras suara, Menag (Yaqut) lebih bagus memberikan dan membuat kegiatan atau program yang dapat meningkatkan kualitas ibadah di bulan Ramadhan ini,” pintanya.

BACA JUGA :  Merapat ke PKS, Golkar Minta Dukungan Untuk Zaki di DKI 1?

Ucapkan Selamat Tunaikan Puasa Ramadan

Di penutup, Bang Dai pun mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan kepada umat islam. “Saya juga tidak lupa megucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1445 Hijriah untuk seluruh umat Islam,” pungkas senator Jakarta yang kembali terpilih di Pileg 2024 itu.

Selengkapnya dapat disimak dalam Channel YouTube ratas tv berikut ini. (AGS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini