PPP Gagal Lolos ke Senayan, Kader Desak Gelar MLB untuk Copot Mardiono yang Pimpin Partai “Ugal-ugalan”

0
137

RADAR TANGSEL RATAS – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tercatat dalam sejarah sebagai partai lama yang gagal lolos ke Senayan alias tidak mencapai electoral treshold (ET) atau ambang batas masuk parlemen 4 persen. Pada Pemilu 2024, PPP hanya memperoleh suara sah 3,87 persen.

Gagal kembali masuk parlemen di Senayan, kader PPP pun mendesak agar segera dilakukan Muktamar Luar Biasa (MLB) untuk mendapatan ketua umum yang baru. Karena, Plt. Ketua Umum PPP, Mardiono dianggap gagal membawa partai lolos ke Senayan.

Kegagalan PPP masuk Senayan ini diakibatkan ulah Mardiono yang memimpin partai secara “ugal-ugalan”. Demikian diungkapkan kader yang mantan Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Maman Firmansyah.

“PPP harus segera (menggelar) Muktamar Luar Biasa (MLB). Saya kira, itu pilihan mendesak dan rasional. Apalagi, ada indikasi PPP kritis tidak lolos ke Senayan alias hasil suara tidak mencapai ET,” tandas Maman.

Dalam keterangan tertulisnya yang dikirim ke redaksi Kantor Berita ratas.id RADAR TANGSEL, Rabu malam, 20 Maret 2024, Maman menyatakan, di bawah kepemimpinan Mardiono, PPP berantakan. “Jelas wan-prestasi, PPP kandas terpuruk ke titik nazir. Semua ini akibat ulah Mardiono yang memimpin PPP dengan ugal-ugalan,” cetusnya.

BACA JUGA :  PKS Rajin Kritik Jokowi Soal BBM, Gantian PDIP Sindir Soal Kepemimpinan PKS di Kota Depok

Mantan ketua Fraksi PPP DPRD DKI Jakarta ini menilai, banyak tokoh partai yang andal dipreteli oleh Mardiono. “Termasuk, banyak ulama berpengaruh di wilayah-wilayah tertentu dipecat-pecatiin,” tudingnya.

Harus Ada Ketum Definitif

Maman menjelaskan, ketua umum (ketum) yang bersifat plt (pelaksana tugas) berkepanjangan itu hal yang tidak lazim dalam tradisi kepengurusan partai. “PPP harus punya ketum defenitif yang legitimited (disahkan) dari hasil muktamar. Bukan ketum yang dipaksakan dari hasil kudeta pesanan pihak luar partai,” kritik keras mantan anggota DPRD DKI Jakarta dari PPP dua periode itu

Desak Mosi tidak Percaya

Selain itu, kader tulen PPP ini juga mendesak dilakukan mosi tidak percaya terhadap Mardiono. “Kita mendesak agar para pimpinan partai di tingkat DPW dan DPC segera membuat ‘mosi tidak percaya’ dan segera menggelar MLB (Mukatamar Luar Biasa) dalam rangka menyelamatkan PPP,” pintanya.

Kritik Keras ke Mardiono

Sebagai penutup, Maman mengkritik keras Mardiono. “Apa yang dia (Mardiono) dapatkan buat PPP adalah dari khidmat dia bermain di sarang laba-laba,” Maman mengkritik sangat keras. (AGS)

BACA JUGA :  Tepis Kabar Pindah ke PPP Untuk Incar Kursi Ketua DPR, Sandiaga: Saya Fokus Eksekutif

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini