Home » BANTEN » Tangsel Geger! 14 Siswi SMP Dicekoki Minuman Misterius Racikan Senior

Tangsel Geger! 14 Siswi SMP Dicekoki Minuman Misterius Racikan Senior

Minggu, 25 Oktober 2026, Pukul 15:34 WIB
Ilustrasi Guru Mengajar di Sekolah (Foto: repubica.co.id)

RATAS – Dunia pendidikan di Kota Tangerang Selatan, Banten tercoreng aksi perundungan.

Belasan siswi di salah satu SMP Negeri di Ciputat diduga menjadi korban intimidasi berlapis dari kakak kelasnya sendiri.

Polsek Ciputat Timur, Polres Tangerang Selatan, bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut. Tim penyidik diterjunkan langsung ke lokasi untuk melakukan verifikasi awal terkait dugaan bullying dan pemerasan.

Dicekoki Minuman Racikan Hingga Masuk Rumah Sakit

Korban dalam peristiwa ini mencapai 14 siswi kelas 8 SMP Negeri 10 Ciputat. Modus yang dilakukan terbilang keji, yakni pemaksaan meminum cairan racikan hingga berdampak pada kesehatan.

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq di Tangerang Selatan, Sabtu (24/10) mengatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan verifikasi awal ke pihak sekolah.

“Ini untuk memastikan akurasi data dalam menangani isu perundungan yang melibatkan anak di bawah umur,” kata Askar dikutip dari Antara.

Orang tua korban, Setiawan, mengungkapkan dampak serius dialami para siswi. Tiga di antaranya bahkan harus menjalani perawatan medis intensif di rumah sakit.

BACA JUGA :  Caleg Muda Demokrat (Christopher) Ajak Anak-anak Tangsel Gemar Baca Buku, Emak-emak Salut dan Mendukung

“Ternyata anak kita dicekokin oleh kakak-kakak kelasnya. Korbannya bukan anak saya saja, ada 13 orang lainnya dan tiga orang sampai dirawat di rumah sakit,” katanya.

Berdasarkan keterangan sesama siswa, cairan tersebut mengandung cuka, bawang putih, serta kopi. Namun keluarga menduga ada campuran bahan lain yang memicu sakit perut parah.

Polisi Buka Pintu Laporan dan Orang Tua Tuntut Sanksi

Selain kekerasan fisik, para pelaku yang merupakan siswa kelas atas juga diduga melakukan pemerasan dengan nominal bervariasi.

“Selain itu, anak-anak juga dimintai uang dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp5.000 hingga Rp10.000,” ujarnya.

Pihak kepolisian mendorong kolaborasi antara manajemen sekolah dan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tangerang Selatan untuk mengumpulkan kronologi lengkap. Jalur hukum pun dibuka jika keluarga korban ingin melanjutkan.

“Apabila dirasa perlu keterlibatan aparat penegak hukum dari Unit PPA Satreskrim Polres Tangsel, kami persilakan para orang tua korban membuat laporan secara resmi untuk dilakukan proses hukum,” tegas Bambang.

Sementara itu, orang tua korban mendesak adanya tindakan tegas dari sekolah agar kejadian serupa tidak berulang secara turun-temurun.

BACA JUGA :  Hasil Survei II PERWATAS (Pilwalkot Tangsel 2024), Elektabilitas Benyamin Terpaut sangat Tipis dengan Bunda Lista, Ariza Patria dan Marshel harus Ekstra Kerja Keras

“Saat ini yang kita inginkan sebenarnya ada punishment dari sekolah. Kami kecewa karena sampai sekarang belum ada sanksi yang membuat orang tua merasa tenang. Kalau tidak diputus rantainya dari sekarang, kejadian seperti ini bisa terus turun-temurun,” kata dia.

Latest

Tangsel Geger! 14 Siswi SMP Dicekoki Minuman Misterius Racikan Senior

RATAS - Dunia pendidikan di Kota Tangerang Selatan, Banten tercoreng aksi perundungan. Belasan siswi di salah satu SMP Negeri di Ciputat diduga menjadi korban intimidasi berlapis dari kakak...

Hadir untuk Negeri! BCA Dorong Inovasi Guru Melalui Teacher Tech Championship 2026 

RATAS – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui payung Bakti BCA menggelar babak final Teacher Tech Championship (TTC) 2026 di Jakarta, Rabu (21/10/2026). Pada edisi tahun ini, kompetisi...

Polisi Tembak Polisi Gegerkan Mako Polairud, Pelaku Langsung Serahkan Diri

RATAS– Kasus berdarah polisi tembak polisi di Pondok Cabe, Pamulang , Kota Tangerang Selatan, Banten, memasuki babak baru. Polda Metro Jaya menyebut Bharada Andika Ramadani telah mengakui...

Dunia Pendidikan “Mencekam”! Ratusan Sekolah Diancam Bom

RATAS – Kepanikan melanda dunia pendidikan Eropa. Ratusan sekolah di beberapa negara menerima teror ancaman bom melalui email pada Senin (19/10) lalu. Aksi mengerikan itu dilaporkan menyasar...

Kapal Feri Merak-Bakauheni Membara Dilalap Api, Ratusan Penumpang Panik

RATAS– Kepanikan pecah di perairan Selat Sunda sore ini. Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi dilalap si jago merah saat hendak merapat ke Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Selasa...
WhatsApp Image 2026-08-16 at 08.30.57 (1)
banner ratasid
CMS-Critic-Banner-300x600