Home » DPR RI » Setjen DPR RI Luncurkan PANDORA, Perjalanan Dinas Kini Dipantau Real Time

Setjen DPR RI Luncurkan PANDORA, Perjalanan Dinas Kini Dipantau Real Time

Senin, 26 Oktober 2026, Pukul 14:24 WIB
Setjen DPR RI meluncurkan PANDORA untuk memantau perjalanan dinas secara real time, memperketat pengawasan anggaran, dan meningkatkan akuntabilitas pertanggungjawaban.

RATAS.id – Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI meluncurkan Dashboard Eksekutif Perjalanan Dinas atau PANDORA untuk memperkuat pengawasan dan akuntabilitas penggunaan anggaran perjalanan dinas. Melalui sistem terintegrasi ini, pimpinan dapat memantau proses pengajuan, penyelesaian pertanggungjawaban, hingga realisasi anggaran secara real time.

Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal DPR RI Suprihartini mengatakan, PANDORA merupakan inovasi yang diinisiasi Biro Keuangan, khususnya bagian yang menangani administrasi perjalanan dinas. Dashboard tersebut dirancang untuk memudahkan pimpinan mengevaluasi pelaksanaan perjalanan dinas sekaligus mengambil keputusan berdasarkan data yang tersedia.

“Jadi ini merupakan satu kumpulan data secara real time. Jadi nanti pimpinan, mulai dari pimpinan tinggi pratama, pimpinan tinggi madya, hingga pejabat administrator, dapat melihat bagaimana progres perjalanan dinas di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI, khususnya di unit-unitnya,” ujar Suprihartini saat peluncuran PANDORA di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (26/10/2026).

Menurut Suprihartini, kehadiran PANDORA menjadi langkah untuk mengintegrasikan data perjalanan dinas yang sebelumnya disajikan secara terpisah. Dengan sistem ini, pimpinan dapat mengetahui perkembangan pengajuan perjalanan dinas, durasi penyelesaian pertanggungjawaban, status dokumen administrasi, serta realisasi anggaran setiap unit kerja.

BACA JUGA :  Soroti Pembubaran Nobar Film Pesta Babi, Puan: Judulnya Sensitif

Ia menegaskan, peluncuran dashboard tersebut tidak boleh berhenti pada seremoni. Seluruh jajaran perlu berkomitmen memanfaatkan sistem secara konsisten agar inovasi digital tersebut benar-benar berdampak terhadap perbaikan tata kelola administrasi dan pengendalian anggaran.

“Ini juga untuk meningkatkan akuntabilitas kita, khususnya dalam penggunaan anggaran perjalanan dinas,” katanya.

Suprihartini menjelaskan, PANDORA juga dapat berfungsi sebagai sistem peringatan dini atau early warning system bagi pimpinan dalam mengendalikan pelaksanaan perjalanan dinas. Melalui pemantauan alokasi anggaran dan penyelesaian administrasi sejak awal, potensi kendala diharapkan dapat diketahui sebelum perjalanan dilaksanakan.

Dengan informasi yang terintegrasi, pimpinan juga dapat mengidentifikasi unit kerja yang belum menyelesaikan pertanggungjawaban sesuai ketentuan. Langkah ini diharapkan memperkuat disiplin administrasi sekaligus mencegah penumpukan dokumen pertanggungjawaban.

Selain memperkuat pengawasan, Setjen DPR RI menegaskan penerapan konsekuensi bagi unit kerja yang tidak memenuhi ketentuan pertanggungjawaban perjalanan dinas.

Suprihartini menyampaikan, apabila masih terdapat keterlambatan penyelesaian pertanggungjawaban, alokasi anggaran perjalanan dinas berikutnya dapat tidak diberikan di muka. Dalam kondisi tersebut, perjalanan dinas dapat dilaksanakan melalui mekanisme penggantian biaya atau reimburse.

BACA JUGA :  PMPRI Minta Pemkot Bekasi Transparan Kelola Anggaran Pemulihan Lingkungan Bantargebang

“Ini sebagai wujud komitmen bagi kita semua bahwa pelaksanaan ini memang ada aturan-aturan yang harus kita lakukan. Apabila tidak kita lakukan, sanksi-sanksi itu yang harus kita terapkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan perjalanan dinas harus diimbangi dengan keakuratan data, kepatuhan terhadap peraturan, serta tanggung jawab seluruh pihak yang terlibat.

Karena itu, Suprihartini meminta jajaran terkait memastikan PANDORA diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan, bukan sekadar menjadi alat pemantauan administratif.

Melalui sistem ini, Setjen DPR RI berharap pengendalian internal semakin kuat, penyelesaian pertanggungjawaban perjalanan dinas lebih disiplin, serta penggunaan anggaran dapat dipantau secara transparan dan akuntabel. (HDS)

Latest

Setjen DPR RI Luncurkan PANDORA, Perjalanan Dinas Kini Dipantau Real Time

RATAS.id – Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI meluncurkan Dashboard Eksekutif Perjalanan Dinas atau PANDORA untuk memperkuat pengawasan dan akuntabilitas penggunaan anggaran perjalanan dinas....

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Rieke Diah Pitaloka Soroti Regulasi dan Data Nasional

RATAS.id – Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka menyoroti persoalan implementasi kebijakan dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Meski menilai terdapat kemajuan dalam agenda...

Evaluasi Dua Tahun Prabowo, Mardani Ali Sera Soroti Danantara dan Desak Gaji Guru Naik

RATAS.id – Pengelolaan aset negara melalui Danantara dan peningkatan kesejahteraan guru menjadi dua hal yang disoroti Anggota DPR RI Mardani Ali Sera dalam evaluasi dua tahun pemerintahan Presiden...

5.506 Sertifikat Tanah Warga Jambi Diblokir, BAM DPR RI Soroti Masalah Administrasi Pertanahan

RATAS.id – Sebanyak 5.506 sertifikat tanah milik masyarakat terdampak pemblokiran dalam kasus zona merah di Jambi. Persoalan ini menjadi sorotan Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI karena...

Muslimat NU Jabar Sampaikan Rekomendasi Pendidikan, Kesehatan, dan Bansos, Cucun Siap Kawal di DPR RI

RATAS.id – Peningkatan kualitas pendidikan, pemerataan layanan kesehatan, dan ketepatan sasaran bantuan sosial menjadi perhatian Pimpinan Wilayah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Barat. Sejumlah...
WhatsApp Image 2026-08-16 at 08.30.57 (1)
banner ratasid
CMS-Critic-Banner-300x600