Home » TERBARU » INTERNASIONAL » Skandal Panas Guncang Militer Selandia Baru, Panglima Tertinggi Lengser Seketika

Skandal Panas Guncang Militer Selandia Baru, Panglima Tertinggi Lengser Seketika

Minggu, 25 Oktober 2026, Pukul 15:21 WIB
Tony Davies (Foto: Anadolu)

RATAS– Militer Selandia Baru dilanda guncangan besar. Pimpinan tertinggi angkatan bersenjata negara tersebut memilih mengakhiri masa dinas lebih cepat akibat persoalan pribadi di masa lampau.

Tony Davies, sosok yang menjabat sebagai panglima sejak 2024, menyampaikan pengunduran diri pada Jumat (23/10).

Langkah tersebut diambil setelah dirinya mengakui pernah terlibat hubungan yang dianggap melanggar etika keprajuritan.

Pengakuan Mengejutkan Soal Pelanggaran Etika

Davies secara terbuka menyebut keputusannya dilandasi alasan personal. Ia menyatakan bertanggung jawab penuh atas kekeliruan yang dilakukan ketika masih memimpin sebuah kesatuan.

“Pengunduran diri saya karena alasan pribadi, dan merupakan akibat dari kesalahan penilaian di masa lalu, yang mana saya bertanggung jawab sepenuhnya,” kata Davies.

Ia menambahkan, “Kesalahan penilaian tersebut bertentangan dengan nilai-nilai Pasukan Pertahanan. Masalah ini berkisar pada hubungan tidak pantas yang saya miliki ketika menjabat sebagai komandan unit, dan saya menyesal tidak mengungkapkannya ketika saya memiliki kesempatan untuk melakukannya,” lanjutnya.

Jenderal bintang tiga itu juga meminta ruang privasi diberikan kepadanya. Fokus utama saat ini disebut ingin dicurahkan sepenuhnya kepada keluarga.

BACA JUGA :  Ngeri! Pasar Luluh Lantak Dihantam Drone, 153 Nyawa Melayang Seketika

Respons Pemerintah dan Pengganti Sementara

Pernyataan resmi dari institusi pertahanan menyebutkan perkara tersebut telah dilimpahkan kepada lembaga pengawas independen untuk pendalaman lebih lanjut.

Namun demikian, pihak militer enggan membeberkan detail kepada kantor berita AFP.

Menteri Pertahanan Paul Goldsmith mengaku sangat menyayangkan insiden itu. Menurutnya, peristiwa tersebut akan menimbulkan kekecewaan mendalam di internal angkatan bersenjata.

“Alasan di balik keputusannya terkait dengan masalah integritas, yang sebelumnya tidak dia ungkapkan,” kata Goldsmith.

“Kami setuju bahwa posisinya tidak bisa dipertahankan,” lanjutnya.

Diketahui, Davies merupakan perwira senior yang bergabung dengan Angkatan Udara Selandia Baru sejak 1984.

Lulusan US Air Force Air Command and Staff Course di Maxwell Air Force Base, Alabama (2000) dan Royal College of Defence Studies di London (2013) ini bahkan pernah mendapat penghargaan pada 1998 atas aksi evakuasi warga Amerika di Antartika. Untuk sementara, jabatan panglima diisi oleh wakilnya, Mat Williams.

Latest

Skandal Panas Guncang Militer Selandia Baru, Panglima Tertinggi Lengser Seketika

RATAS– Militer Selandia Baru dilanda guncangan besar. Pimpinan tertinggi angkatan bersenjata negara tersebut memilih mengakhiri masa dinas lebih cepat akibat persoalan pribadi di masa...

Champi Mengamuk! Taiwan Porak Poranda, Ribuan Jiwa Mengungsi Darurat

RATAS – Pulau Formosa mendadak mati suri. Seluruh denyut kehidupan di Taiwan dihentikan paksa pada Jumat (23/10) gara-gara amukan Topan Champi yang kian mendekat. Sang monster angin itu tidak...

Ngeri! Pasar Luluh Lantak Dihantam Drone, 153 Nyawa Melayang Seketika

RATAS – Serangan udara mematikan mengguncang wilayah sengketa Abyei. Sebuah pesawat tanpa awak menghantam pusat keramaian yang dipadati warga sipil. Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada...

Serangan Brutal Houthi di Yaman! Puluhan Jenazah Bergelimpangan

RATAS – Konflik berdarah kembali pecah di Yaman. Sebanyak 53 orang dilaporkan meninggal dunia setelah kelompok milisi Houthi melancarkan serangan mematikan ke sebuah kamp pelatihan di Provinsi...

Darurat Paris! Pemerintah Prancis Terpaksa Kunci Kota Malam Hari

RATAS – Situasi Prancis kian mencekam. Pemerintah pusat akhirnya memutuskan memberlakukan pembatasan jam malam di sejumlah titik rawan setelah aksi demonstrasi berubah menjadi kerusuhan...
WhatsApp Image 2026-08-16 at 08.30.57 (1)
banner ratasid
CMS-Critic-Banner-300x600